Newcastle United Resmi Diakuisisi Konsorsium Arab Saudi, Semua Persyaratan Sudah Disetujui

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 06:26 WIB
Pemain Newcastle United (Instagram @nufc)
Pemain Newcastle United (Instagram @nufc)

NEWCASTLE, suaramerdeka.comNewcastle United resmi diakuisisi Public Investment Fund (PIF), konsorsium yang dimiliki Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman resmi mengakuisisi Newcastle United, Kamis 7 Oktober malam.

Newcastle United mengabarkan jika konsorsium Arab Saudi itu mengambil alih 100 persen kepemilikan klub dari tangan pemilik sebelumnya, Mike Ashley.

"Grup investasi yang dipimpin oleh Public Investment Fund, dan juga terdiri dari PCP Capital Partners dan RB Sports and Media, telah menyelesaikan akuisisi 100 persen dari Newcastle United Limited dan Newcastle United Football Club Limited dari St. James Holdings Limited," begitu pernyataan resmi yang dikeluarkan Newcastle di media sosial.

Premier League sendiri sudah menyetujui semua persyaratan akuisisi Newcastle United, yang juga menunjuk Gubernur PIF, Yasir Al-Rumayyan, sebagai Ketua Non-Eksekutif Newcastle.

Baca Juga: Prancis Lolos ke Final UEFA Nations League, Menang 3-2 Atas Belgia

"Kami sangat bangga menjadi pemilik baru Newcastle United, salah satu klub paling terkenal di sepak bola Inggris. Kami berterima kasih kepada para penggemar Newcastle atas dukungan setia mereka selama bertahun-tahun dan kami senang bekerja sama dengan mereka," kata Al-Rumayyan kepada laman resmi klub.

Usai mengakuisisi, PIF menyulap Newcastle menjadi tim papan atas Premier League, di mana dana yang mereka pakai tak berasal dari uang kas negara Arab Saudi.

Ke depan, Public Investment Fund akan mengelola Newcastle United secara profesional.

Berakhirnya era Ashley dan masuknya Public Investment Fund pimpinan Pangeran Mohammed bin Salman disambut suka cita para penggemar Newcastle United.

Baca Juga: Anggota Komcad Sajikan Atraksi Tenaga Dalam dan Makan Beling

"Penggemar benar-benar senang bahwa bencana 14 tahun pemerintahan Ashley segera berakhir. Mereka menunggu harapan dan kepercayaan pada klub sepak bola mereka untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun," kata Greg Tomlinson yang mewakili kelompok fans Newcastle United Supporters' Trust (NUST).

Legenda Newcastle, Alan Shearer juga bersuka cita dan berharap akuisisi kali ini bisa membawa perubahan positif buat The Toon dalam persaingan di Premier League.

"Yesssssss. Kami berani berharap lagi," cuit Shearer di akun Twitter miliknya, Kamis, 7 Oktober 2021.

Kehadiran pemilik klub dari Arab Saudi ini sekaligus menambah bos-bos asal Timur Tengah yang mengakuisisi klub-klub Eropa.

Di Liga Inggris ada Manchester City yang diakuisisi salah satu anggota kerajaan Uni Emirat Arab, Sheikh Mansour, pada 2008.

Kemudian ada Paris Saint-Germain dari Prancis yang dimiliki pengusaha Qatar, Nasser Al-Khelaifi.***

Halaman:
1
2

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Everton Resmi Pecat Rafael Benitez Sebagai Manajer

Senin, 17 Januari 2022 | 06:25 WIB
X