panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
25 Mei 2010
Program DBHCT Disnakertrans (2-Habis)
Sosialisasi untuk Karyawan Pabrik Rokok
DALAM sosialisasi ’’Peraturan Perlindungan Tenaga Kerja Wanita’’, setidaknya ada tiga jenis perlindungan yang pantas diberikan kepada pekerja perempuan. Pertama, perlindungan sebelum bekerja, kedua perlindungan pada saat bekerja dan yang ketiga perlindungan sesudah bekerja.

Ini berkaitan dengan perlindungan fisik yang timbul, karena fungsi kodrati perempuan misalnya harus istirahat pada waktu haid, cuti hamil, melahirkan, kesempatan menyusui anak. Mereka juga tidak boleh di PHK selama hamil, kemudian pekerja perempuan yang bertugas sift malam ketika hamil digeser jam kerjanya, karena ini menyangkut kesehatan bayi dan ibunya.

Dalam hal menyangkut upah, pekerja perempuan juga dilindungi sesuai amanat UU Ketenagakerjaan, ketika pekerjaan itu sama jenisnya, maka tidak boleh ada perbedaan upah antara perempuan dan laki-laki. Karena itu, menurut Pengawas Ketenagakerjaan Disnaker, Evy Yulia Arini SH Mkes, selain menggelar sosialisasi peraturan, Disnakertrans Kota Semarang juga telah menempuh berbagai upaya dalam rangka perlindungan terhadap pekerja perempuan.

Misalnya, di bidang hukum Disnakertrans telah mengadakan pembinaan dan pengawasan dalam pembuatan peraturan perusahaan (PP) atau perjanjian kerja bersama (PKB). Dalam dua peraturan tersebut, tentunya dengan mengedepankan aspek perlindungan terhadap pekerja perempuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Upaya lain adalah melalui koordinasi dengan pihak ketiga. Contohnya, Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan penanggulangan anemia gizi pada pekerja perempuan melalui pemerikasaan kadar Hb dan pemberian tablet besi folat.

Pemerintah juga bersinergi dengan Balai Hiperkes dan Keselamatan Kerja Provinsi dalam hal pemeriksaan lingkungan kerja dan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja. Disnakertrans Kota bersama beberapa lembaga swadaya masyarakat seperti Griya ASA PKBI Kota Semarang, PKBI Jateng, LSM Kalandara, KPAD Kota Semarang dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/ AIDS di tempat kerja.

Kemudian bekerja sama dengan PT Jamsostek dan Balai Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI). PT Jamsostek membantu penyediaan tablet besi folat bagi perusahaan yang mengikuti program jaminan pemeliharaan kesehatan tenaga kerja (JPKTK) - Jamsostek dan BP3TKI membantu dalam program pencegahan serta penanggulangan HIV/ AIDS di tempat kerja, khususnya untuk para TKI yang akan dikirim ke luar negeri.

Pabrik Rokok

Sosialisasi yang ditujukan bagi para pekerja rokok di Kota Semarang ini, diikuti 5 (lima) perusahaan rokok, PT Praoe Lajar, PT Siyem Mandala, PT Gentong Gotri, PT Pusaka Hidup dan PT Meta Prima Sejahtera. Terlaksananya kegiatan ini dibiayai anggaran dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT) Diskanertrans Kota Semarang. Dengan materi Kebijakan Disnakertrans di Bidang Ketenagakerjaan, Norma Perlindungan Nakerwan, Perlindungan Norma K-3 dan HIV/AIDS di Tempat Kerja dan Perlindungan Norma Kerja dan Jamsostek.

Menurut Agus, dengan sosialisasi peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan, khususnya perlindungan pekerja perempuan diharapkan pekerja dapat lebih memahami serta mengerti hak dan kewajibannya, dan mampu melakukan pekerjaan secara lebih profesional dan bertanggung jawab.
Diharapkan pula, pekerja perempuan berani dan mampu menyampaikan aspirasi melalui prosedur dan cara yang benar untuk mendapatkan hak-hak dan perlakuan yang manusiawi dalam dunia kerja. (Segara S-18)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER