panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1

24 April 2013 | 17:44 wib
Alat Dapur Menjadi Kanvas Lukis
Share
image

TALENAN: Karya talenan lukis dari Fitricha Mey Stanny Anastasya dalam Festival Industri Kreatif, Semarangan Ora Sembarangan di Hotel Ciputra, Rabu (24/4). (suaramerdeka.com/Garna Raditya)

SEMARANG, Suaramerdeka.com - Memasuki area pameran "Semarangan Ora Sembarangan", mata pengunjung langsung tertuju dengan talenan yang digantung di instalasi berbentuk pohon di Hotel Ciputra, Rabu (24/4). Talenan yang biasa untuk memotong racikan bahan masakan itu tertoreh lukisan bernuansa Semarangan.

Gambar ikon Semarang itu diantaranya Gereja Blenduk, Sam Poo Kong, Masjid Agung Jawa Tengah hingga minuman khas Cong Yang oleh kreasi Mejikihibiniu Craftwork.

"Awal mulanya mendapatkan pesanan untuk hiasan dinding kedai masakan Jepang, Shiori. Karena bernuansa makanan, saya berpikir untuk membuat kreasi dari alat dapur. Lalu saya coba dengan talenan," kata Fitricha Mey Stanny Anastasya, selaku kreator dari Mejikihibiniu yang sebelumnya juga membuat sepatu lukis.

Sejak dipasarkan secara online melalui jejaring akun twitter (@mejikuhibiniu89), karya talenannya digemari yang semula dari pesanan teman hingga mendapatkan pesanan dari berbagai restoran sebagai hiasan di dinding untuk rumah maupun tempat bisnis.

Dengan harga yang dibandrol Rp 35 ribu per buah, Icha sapaan akrabnya, mengusung tema Semarangan pada karya lukis di talenan dalam rangka menyemarakkan hari jadi kota Semarang ke-466 serta Semarang Great Sale (Semargres).

Proses kreatif, imbuhnya, menerjemahkan kerangka dasar ikon-ikon kota dengan gaya yang lebih anak muda dan luwes. Melalui cat akrilik dan kayu mahoni itu dikerjakan 2-3 jam per talenan. Untuk mendapatkan kesan warna solid, Icha melukisnya hingga beberapa lapis supaya pekat.

"Karena cat nya mudah meresap di kayu. Sehingga perlu banyak lapisan untuk menggambar," katanya.

Dalam jelatan Festival Industri Kreatif tersebut, talenan lukisnya bisa didapatkan di Hotel Ciputra hingga sampai 5 Mei 2013 mendatang.

"Saat ini saya membuat talenan lukis dengan gambar wajah portrait. Ini merupakan tantangan untuk mengeksplorasi kreativitas dalam berbagai medium," tukasnya.

Selain itu juga ada partisipan dari komunitas anak muda yang terlibat dalam industri kreatif lokal lainnya seperti Inkraft Tee's Custom, Kreativity Meet Designers, Vitus, Coruscate Unique, Gigih Pustaka Mandiri, Semarang Cartoon Club dan Oase.

( Garna Raditya / CN38 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
11 Mei 2013 | 01:31 wib
Dibaca: 1724
image
07 Mei 2013 | 15:18 wib
Dibaca: 1155
06 Mei 2013 | 01:04 wib
Dibaca: 1404
05 Mei 2013 | 18:21 wib
Dibaca: 617
image
03 Mei 2013 | 21:39 wib
Dibaca: 1905
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER