panel header
RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 November 2009 | 09:54 wib
Film Porno Bantu Atasi Masalah Seks
image

Dalam sebuah penelitian yang pernah dilakukan, sebanyak 58 dari 78 pria atau sekitar 61.50% merasa senang dan bergairah menonton film biru atau film porno. Inilah salah satu bentuk terapi seks untuk pasangan yang mengalami kejenuhan.

Hubungan suami-istri yang merenggang bisa rekat kembali dengan menonton film-film bermuatan seks, semacam film porno. Karena secara visual, film-film ini bisa memicu gairah meledak-ledak.

Sedang beragam teknik, gaya dan variasi bisa dianggap sebagai referensi berhubungan seks, seperti yang pernah diungkapkan seksolog, Bambang Soekamto dari On Clinic Indonesia.

Menariknya, jika dulu film porno dianggap sebagai hiburan negatif, justru kini malah dipandang pula sebagai referensi mengatasi problem seks.

Bukanlah suatu hal baru bahwa film biru pastilah mempertontonkan banyak adegan seksual secara vulgar yang lalu menciptakan perilaku seks pada pria dan wanita.

Bahkan di negara barat, sejumlah seksolog telah menganjurkan terapi ini kepada sejumlah pasiennya yang mengalami problem seksual, dalam upaya membakar lagi hasrat dan gairah yang hampir memudar atau telah hilang.

Penderita impotensi dan frigiditas terkadang terbantu dengan film biru yang digunakan untuk menguji seberapa besar kapasitas keinginan dan kemampuannya. Adanya gambar-gambar sensual, erotis dan dramatis dihadirkan sebagai perangsang yang membangkitkan simpul syaraf sehingga organ vital bergerak. Bisa berhasil, meski seringkali juga tidak.

"Yang penting, setiap gerakan yang dilakukan dari film biru harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing," jelas dokter Bambang yang banyak pula memiliki pasien pria penderita impotensi.

Terapi menonton film porno ini bisa juga dilakukan oleh sejumlah pasangan usia lanjut, yang secara fisik dan mental telah mengalami penurunan kemampuan dan minat. Meski tidak maksimal, tontonan film seks setidaknya membantu membangkitkan gairah pasangan usia lanjut.

Penting diingat bahwa sebuah keterbukaan komunikasi adalah kunci solusi mengatasi problem seks yang sesungguhnya. Film biru atau apapun itu yang digunakan untuk membantu mengatasi masalah seksual hanyalah semata faktor. Mengingat yang penting juga adalah harus adanya persamaan persepsi antara kedua belah pihak, suami dan istri.

(inlh/maya)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
10 Februari 2012 | 10:04 wib
Dibaca: 659
image
08 Februari 2012 | 08:14 wib
Dibaca: 622
image
06 Februari 2012 | 10:52 wib
Dibaca: 807
image
04 Februari 2012 | 10:47 wib
Dibaca: 846
image
01 Februari 2012 | 08:24 wib
Dibaca: 3111
Panel menu tepopuler dan terkomentar
01 Februari 2012 | 08:24 wib
04 Februari 2012 | 10:47 wib
06 Februari 2012 | 10:52 wib
10 Februari 2012 | 10:04 wib
08 Februari 2012 | 08:14 wib
FOOTER