panel header
NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Juni 2009 | 08:52 wib
Memaknai Jeda dalam Hubungan
image

"Kurasa kita butuh waktu", bila kalimat itu terucap dari bibir pasangan, Anda harus mulai waspada. Ya, karena ia bisa berarti bermacam. Bisa berarti Anda dan pasangan hanya membutuhkan waktu untuk merenung dan memikirkan langkah selanjutnya. Tapi, kalimat 'jeda' itu bisa merupakan sinyal tanda berakhirnya hubungan.

Bila Anda merasa ada yang salah dalam hubungan, dan telah terlontar keputusan untuk 'berhenti sejenak', cobalah amati keadaan; apakah ini hanya jeda sesaat, atau awal kandasnya hubungan.

1. Kurasa kita butuh waktu untuk sendiri
Kalimat ini benar-benar tak boleh diabaikan! Meskipun tidak berarti pemutusan hubungan, jeda dengan cara seperti ini bisa sangat berbahaya. Memang, jeda bisa memberikan kesempatan bagi Anda dan pasangan untuk menjernihkan pikiran dan menata hati, tapi, jeda juga bisa sangat menggerus kedekatan fisik dan emosi. Bila kalimat ini terlontar darinya, ini merupakan pertanda jelas bahwa dia sedang tidak bahagia.

2. Aku akan menghubungimu nanti
Saat mengucapkan kalimat ini, perhatikan benar nada bicara dan mimik mukanya. Bila diucapkan dengan suara berat dan seakan tertahan, kalimat itu juga bisa bermakna "tinggalkan aku sendiri". "Aku akan menghubungimu nanti", berarti Anda tak punya kendali. Dia yang akan menghubungi Anda, sesuai keinginannya, mungkin nanti, nanti malam, besok atau bahkan minggu depan.

Menghadapi keadaan seperti ini, Anda tentu tak ingin tinggal diam. Membiarkan keadaan memburuk tanpa ada komunikasi sama saja melihat akhir hubungan Anda. Tapi, memaksanya untuk bicara juga tak akan ada gunanya. Justru, Anda akan tampak semakin buruk di matanya. Satu-satunya hal yang harus Anda lakukan adalah bersabar.

3. Kamu terlalu rapuh, tidak sekuat ibuku!
Memperbandingkan Anda dengan perempuan lain--bahkan bila dia adalah ibunya sendiri--merupakan pertanda buruk. Ini berarti dia tidak menilai Anda secara personal. Menghadapi ini, jangan lantas bereaksi keras dengan berusaha menunjukkan Anda bisa seperti "seseorang yang dipujanya". Sebaliknya, cobalah berusaha memperkuat hubungan dengan bersikap sewajarnya, seperti adanya Anda.

4. Kamu Br******!
Atas alasan apapun, perkataan kasar terhadap pasangan tak bisa dibenarkan. Tentu saja, ada beberapa situasi yang sangat tidak nyaman, sehingga memicu siapapun melampiaskan kekesalan--salah satunya, dengan melontarkan kalimat kasar. Tapi, menjadikan Anda sebagai objek umpatannya benar-benar menunjukkan dia tidak menghargai Anda. Bila ini terjadi pada Anda, tak perlu ragu lagi, lupakan saja dia.

5. Tak ada komunikasi sama sekali
Bila tak ada lagi kontak antara Anda berdua, dan tak ada satupun yang mau mengalah untuk mencoba memulai, berarti memang tak ada lagi masa depan dalam hubungan itu. Jadi, tunggu apa lagi, segera jelaskan status Anda, dan carilah pasangan baru!

(AOL/dila)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
10 Februari 2012 | 10:04 wib
Dibaca: 641
image
08 Februari 2012 | 08:14 wib
Dibaca: 604
image
06 Februari 2012 | 10:52 wib
Dibaca: 805
image
04 Februari 2012 | 10:47 wib
Dibaca: 846
image
01 Februari 2012 | 08:24 wib
Dibaca: 3099
Panel menu tepopuler dan terkomentar
01 Februari 2012 | 08:24 wib
04 Februari 2012 | 10:47 wib
06 Februari 2012 | 10:52 wib
10 Februari 2012 | 10:04 wib
08 Februari 2012 | 08:14 wib
FOOTER