
Salah satu formula untuk tips awet dalam rumah tangga adalah kerjasama yang baik antara suami-istri. Kerjasama itu meliputi kompak dalam urusan anak-anak, keuangan, pembagian waktu, dan yang tak kalah penting; pembagian tugas-tugas domestik rumah tangga.
Hal yang terakhir itu tak boleh diremehkan, sebab, laki-laki yang bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga adalah tipe suami idaman istri. Kemauan untuk berbagi tugas domestik itu merupakan afrodisiak paling ampuh untuk para istri.
Namun seringkali, potensi afrodisiak itu terlewatkan karena kita, para wanita, tak pintar menyampaikannya. Saat meminta bantuan suami, kadang kita terkesan menggurui, atau menetapkan standar terlalu tinggi. Lantas, bagaimana cara agar suami mau berbagi tugas dengan suka rela? Berikut tipsnya:
1. Jangan mengomel. Laki-laki paling tak suka digurui apalagi dikecam. Turunkan nada bicara Anda.
2. Negosiasikan. Jangan sampai ada pihak yang merasa dirugikan. Mungkin Anda tak suka menyetrika, tapi suka bermain air saat mencuci. Sebaliknya, suami malas mencuci tapi gerah melihat pakaian bersih menumpuk tak rapi. Mengapa tak membagi-bagi tugas?
3. Mungkin suami tak bisa rapi menyetrika, masih ada lipatan-lipatan yang tak tersentuh. Meski demikian, jangan lantas memprotes hasil pekerjaannya. Toh, dia sudah berusaha keras membantu meringankan pekerjaan rumah tangga. Bila memang Anda merasa kurang puas, rapikan sendiri pakaian yang benar-benar perlu kerapian tingkat tinggi. Untuk pakaian sehari-hari, tak perlu lah disetrika lagi. Bila Anda mengulangi semuanya, ia akan kecewa.
4. Biarkan suami mengerjakan pekerjaan sesuai caranya sendiri, tak perlu Anda dikte.
5. Jangan lupa, apresiasi pekerjaannya. Ciuman lembut sehabis dia menyelesaikan pekerjaannya akan menghapus kelelahannya.
(iVillage/dila)