panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
29 Juni 2013 | 04:52 wib
Menjaga Lilin Harapan Bulutangkis Agar Tetap Menyala
  • 1.035 Anak Bersaing di Audisi PB Djarum
image

KUDUS, suaramerdeka.com - Seperti tahun-tahun sebelumnya, ribuan anak dengan didampingi para orang tuanya, bersaing ketat berebut untuk mendapatkan beasiswa bulutangkis PB Djarum. Hal itu juga terlihat, Jumat (28/6), di mana sejak pagi, ribuan anak itu telah terlihat di penjuru GOR Djarum Jati.

Mereka menunggu jalannya audisi sembari mengisi waktu bercengkerama bersama keluarga dan teman-temannya. Aparat keamanan tak kalah sibuk dengan panitia. Juga di tempat parkir, yang sudah berderet memanjang kendaraan baik motor maupun mobil.

Sekitar pukul 10.00, jajaran pengurus PB Djarum membuka konferensi pers menandai salah satu tanda dibukanya audisi. Di ruang serbaguna GOR Djarum itu, hadir antara lain Yoppi Rosimin, Sigit Budiarto, Fung Permadi, dan salah satu legenda bulutangkis tanah air Haryanto Arbi.

Yoppi Rosimin dalam sambutannya mengatakan, PB Djarum selalu berkomitmen menyelenggarakan audisi beasiswa bulutangkis bagi bibit-bibit atlet tanah air. ''Tahun ini, berdasarkan data pendaftaran terakhir yang masuk, jumlah anak yang mendaftar mencapai 1.035 anak,'' katanya.

Dia menambahkan, anak-anak yang diprioritaskan mendapatkan beasiswa PB Djarum itu umurnya antara 10 sampai 15 tahun. Namun dalam kenyataan, ada juga anak-anak yang masih usia 6 atau 7 tahun juga mendaftar. ''Kriteria yang menjadi pertimbangan, yang utama adalah kemampuan teknik. lainnya, yaitu postur, fisik, dan fighting spirit,'' tuturnya.

Sebagaimana biasanya, audisi beasiswa bulutangkis PB Djarum ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, dan lainnya. ''Untuk tahun ini, peserta dari jauh yaitu dari Maluku Utara dan Aceh,'' ujarnya.

M Mohdar, peserta asal Maluku Utara yang menjadi salah satu peserta terjauh, di depan awak media mengaku mengikuti audisi bukan karena orang tua yang menginginkan. ''Saya mengikuti audisi karena keinginan pribadi. Sudah tiga kali ini saya  mengikuti audisi,'' paparnya.

Motivasi mengikuti audisi ini, dengan harapan bisa mengharumkan daerah dan Indonesia dengan bulutangkis. ''Orang tua mendukung impian saya. Insyaallah, saya bis menjadi atlet nasional,'' ucapnya optimistis.

(Rosidi, Anton WH/CN26)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
30 Juli 2014 | 07:56 wib
Dibaca: 61
image
image
30 Juli 2014 | 07:33 wib
Dibaca: 55
image
30 Juli 2014 | 07:22 wib
Dibaca: 67
image
30 Juli 2014 | 07:10 wib
Dibaca: 62
Panel menu tepopuler dan terkomentar
03 Juli 2014 | 20:18 wib
04 Juli 2014 | 06:08 wib
07 Juli 2014 | 02:55 wib
FOOTER