panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
22 Juni 2013 | 04:53 wib
Terjun ke Dunia Politik
image

MANTAN petenis putri nomor satu Indonesia Yayuk Basuki banting stir. Setelah puluhan tahun menggeluti olahraga tenis, empat kali peraih emas SEA Games (1986, 1990, 1994 dan 1998) itu, memberanikan diri terjun di kerasnya dunia politik.

Sebagai calon anggota legislatif DPR RI, wanita bernama lengkap Sri Rahayu Basuki itu mengusung bendera Partai Amanat Nasional (PAN). Tak tanggung-tanggung, figur berusia 42 tahun itu mendapatkan nomor urut pertama di dapil satu Jateng.

"Terus terang saya merasa prihatin dengan perkembangan olahraga nasional saat ini. Pasalnya, untuk 'berbicara' di tingkat Asia Tenggara saja kita merasa kesulitan, apalagi di tingkat yang lebih tinggi," tuturnya usai peresmian Yayuk Basuki Center, Jalan KH Ahmad Dahlan Nomor 11A, Semarang.

Bila terpilih menjadi anggota legislatif, dia ingin memperjuangkan aspirasi rakyat. Khususnya di bidang pendidikan dan olahraga. Menurutnya, saat ini, kedua sektor itu masih belum mendapatkan penanganan maksimal. Padahal sangat penting bagi masa depan bangsa.

Menurut petenis yang masuk delapan besar Olimpiade 1992 Barcelona tersebut, dirinya masih merasa yakin bahwa melalui olahraga dan pendidikan dapat memberikan jaminan masa depan. Asalkan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

"Sebagai atlet, kami masih dapat memiliki kesempatan untuk menuntut ilmu setinggi mungkin yang bisa dijadikan bekal jika sudah tidak menjadi atlet," kata wanita kelahiran Yogyakarta 30 November 1970 itu.

Yayuk Basuki resmi pensiun sebagai atlet profesional pada 1999. Namun demikian, dia masih sempat membela Indonesia dalam berbagai event internasional seperti Olimpiade 2000. Di usianya yang tidak muda lagi, tetap menekuni dunia yang telah membesarkan namanya.

Saat ini, dia tercatat sebagai anggota komisi pelatih pada badan tenis dunia (ITF) 2011-2013. Juga mengelola petenis muda dalam wadah "Yayuk Basuki Tenis Akademi". Pada Asian games 2010 Guangzhou China bertindak sebagai non playing capten bagi tim tenis merah putih.

(Hendra Setiawan/CN26)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
05 September 2014 | 11:00 wib
Dibaca: 2175
image
05 September 2014 | 10:50 wib
Dibaca: 2044
image
05 September 2014 | 07:57 wib
Dibaca: 2468
image
05 September 2014 | 07:43 wib
Dibaca: 2029
image
05 September 2014 | 07:30 wib
Dibaca: 1957
Panel menu tepopuler dan terkomentar
05 September 2014 | 07:57 wib
05 September 2014 | 11:00 wib
05 September 2014 | 10:50 wib
FOOTER