panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
24 Maret 2013 | 14:42 wib
PSIS vs Persiku
Habis-Habisan di Laga Penghabisan
image

BEK PSIS Fauzan Fajri (suaramerdeka.com/ Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Bagi PSIS maupun Persiku, laga di Stadion Jatidiri, Senin (25/3), ibarat final. Menutup putaran pertama Divisi Utama PT Liga Indonesia (PT LI) dengan hasil manis merupakan mimpi yang ingin diwujudkan. Tak pelak, segala kekuatan akan dikerahkan habis-habisan di laga penghabisan ini.

Meski secara klasemen posisi skuad Mahesa Jenar berada jauh lebih baik, mereka tak boleh mengentengkan Macan Muria. Sama halnya dengan PSIS, tim arahan Lukas Tumbuan meraih tren positif di lima laga terakhir. Mereka tak tersentuh kekalahan dengan empat kali imbang dan sekali kemenangan.

Yang menawan dalah mencuri satu poin saat bertandang ke markas Persikad Depok, Persitema Temanggung dan Persip Pekalongan. Masih mengandalkan Romuald Noah di jangkar pertahanan, mereka siap meredam agresifitas striker tuan rumah seperti Heri Nur dan Emile Linkers.

Permainan defensif dengan serangan balik mengandalkan Agus Santiko di lini depan bisa saja menjadi pilihan Persiku.

Pelatih Persiku Lukas Tumbuan menyebut, hasil seri sudah akan memuaskan skuadnya. Pasalnya, dia mengakui secara teknis, kekuatan tuan rumah jauh lebih baik dibandingkan skuadnya. Linkers, Imral "Korea" Usman dan Morris Power adalah pemain yang telah mengangkat kualitas PSIS.

"Ini akan menjadi laga yang tidak mudah untuk dilewati. Mereka (PSIS) lebih unggul segalanya, mulai dari finansial, persiapan hingga skuad tim. Karenanya, hasil seri akan terasa seperti sebuah kemenangan bagi kami," tutur mantan pemain Persib Bandung 1982 itu.

Dilema

Sementara di kubu tuan rumah masih diselimuti dilema. Linkers yang masih dianggap sebagai monster bagi tim lawan terancam tidak dimainkan pada laga yang disiarkan langsung TV One pukul 15.30 Wib.

Pemain berdarah Belanda itu beberapa kali tak mengikuti sesi latihan, lantaran pemulihan hamstring. Di sisi lain, tenaganya masih dibutuhkan untuk melewati laga terakhir putaran pertama.

Sebenarnya, Pelatih PSIS Firmandoyo masih memiliki stock pengganti pemain yang telah mengemas dua gol itu. Namun, kekhawatiran tak dapat mengikuti irama permainan timbul.

Tak dapat dipungkiri, dalam tujuh laga sebelumnya Linkers selalu menempati posisi starter. Nama Miko Ardianto dan Imral Usman dimunculkan sebagai pendamping Heri Nur yang masih menjadi tersubur dengan tiga gol.

Posisi Imral dapat diisi dengan menggeser Rizky ''Ozil'' Yulian. Kemudian memasang Iswandi Dai yang kondisinya terus membaik.

Firmandoyo menyebut, hal itu tidak akan banyak berpengaruh banyak terhadap kesiapan timnya. Menghadapi Persiku, timnya tidak akan mengubah gaya permainan, yakni menyerang. "Tampil di kandang sendiri, kami ingin menyuguhkan sebuah kemengan," tandas Firmandoyo.

(Hendra Setiawan/CN33)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
05 September 2014 | 11:00 wib
Dibaca: 5714
image
05 September 2014 | 10:50 wib
Dibaca: 5558
image
05 September 2014 | 07:57 wib
Dibaca: 6106
image
05 September 2014 | 07:43 wib
Dibaca: 5467
image
05 September 2014 | 07:30 wib
Dibaca: 5390
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER