
MILANO, suaramerdeka.com - Pelatih Inter Milan Andrea Stramaccioni meminta maaf kepada suporter Inter Milan lantaran tak bisa membawa timnya meraih kemenangan saat menjamu Rubin Kazan. Dalam laga perdana fase grup Liga Eropa itu, Inter ditahan imbang 2-2 kendati bermain di kandang sendiri, di Giuseppe Meazza, Jumat (21/9) dini hari.
"Secara pribadi saya merasa menyesal karena gagal memberikan kemenangan. Belum menang di kandang sendiri sejauh ini jelas mengganggu kami. Hal (kekalahan) tersebut sepertinya sederhana, tetapi kami sudah mengalaminya di dua laga (terakhir). Setiap pertandingan memiliki cerita masing-masing," ujarnya di Football Italia.
Dalam pertandingan tersebut, Inter tertinggal dua kali melalui gol Aleksandr Ryazantsev dan Salomon Rondon. Namun dua kali pula mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Marko Livarja dan Yuto Nagatomo. Hasil ini membuat Inter kembali mencatatkan hasil buruk kala bermain di Giuseppe Meazza.
Sebelumnya, Nerazzurri sempat dibekuk Hadjut Split dalam laga perdana Liga Europa 0-2, lalu kalah dari AS Roma di Serie A. Menyadari hasil buruk tersebut adalah kesalahannya, Stramaccioni meminta maaf kepada para suporter Inter dan mengakui jika dirinya juga stres dengan catatan hitam tersebut.
"Kami selalu kalah terlebih dahulu di awal pertandingan yang dimainkan di kandang sendiri. Tetapi saya kira pendekatan kami tidak salah, sebab kami sempat mendapat beberapa peluang sebelum mereka (Rubin Kazan) mencetak gol," tuntas pelatih 36 tahun itu.