panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 Agustus 2012 | 23:04 wib
La Nyalla Bentuk Timnas, PSSI Djohar Galau
image

JAKARTA, suaramerdeka.com - Rencana PSSI hasil KLB Ancol pimpinan La Nyalla Mattalitti yang akan membentuk timnas tandingan, membuat PSSI Djohar Arifin Husin galau. Sebab, sejauh ini pihaknya sudah lebih dulu membentuk skuad Garuda.

Djohar Arifin meminta kubu La Nyalla untuk tidak membuat kebijakan yang dapat memperkeruh suasana. Apalagi, kedua belah pihak yang bersengketa tersebut telah menjalin kesepakatan perdamaian yang dilakukan di Malaysia, 7 Juni lalu.

"Kami sudah membuat MoU hasil kesepakatan bersama. Jangan membuat masalah baru dengan membentuk timnas. Mengapa harus dibuat timnas, kan sudah ada timnas PSSI. Jangan membuat ini semakin memperpecah kita," kata Djohar Arifin, Senin (6/8).

Pihaknya berharap kubu La Nyalla bersedia menjalin komunikasi dengan cara menggelar rapat Komite Gabungan (Joint Committee/JC) guna membahas konflik sepak bola nasional, termasuk penyatuan liga profesional.

Djohar juga mengaku telah meminta agar dua penyelenggara kompetisi, yakni PT Liga Indonesia dan PT Liga Prima Indonesia Sportindo segera mencari format kompetisi untuk musim depan. "Mengenai Liga profesional, saya dan Joint Committee sudah meminta ke CEO PT Liga Indonesia dan CEO LPIS untuk segera membahas format liga profesional. Tapi, sampai saat ini belum dilakukan," imbuhnya.

Mengenai tertundanya rapat JC, Djohar menuding kubu La Nyalla tak serius. Padahal, pihaknya sudah menjadwal pertemuan sejak 24 Juli, kemudian diundur menjadi 30 Juli dan mundur lagi 2 Agustus. Itupun, kata Djohar, anggota JC dari kubu La Nyalla tidak bersedia lagi dan minta 5 Agustus.

"KPSI (Kubu La Nyalla-red) yang meminta jadwal rapat JC diundur, awalnya rapat akan digelar 24 Juli, kemudian dipindah jadwalnya menjadi 30 Juli karena dua orang dari pihak mereka berhalangan hadir. Direncanakan akan menggelar rapat pada 2 Agustus, kembali tidak terlaksana karena anggota JC dari mereka umroh, kemudian diubah ke 5 Agustus dan yang meminta mundur mereka. Kami sudah berusaha menghormati mereka. Seringnya rapat Joint Committee ditunda membuat klub dan pemain rugi, karena belum jelasnya format kompetisi di musim depan," paparnya.

(Arif M Iqbal/CN26)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
05 September 2014 | 11:00 wib
Dibaca: 5644
image
05 September 2014 | 10:50 wib
Dibaca: 5488
image
05 September 2014 | 07:57 wib
Dibaca: 6036
image
05 September 2014 | 07:43 wib
Dibaca: 5398
image
05 September 2014 | 07:30 wib
Dibaca: 5319
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER