panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
10 Juni 2012 | 15:29 wib
Awalnya Terpaksa, Kini Jadi Suka
image

Ernando Ari Sutaryadi (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

PEMAIN sepak bola muda Ernando Ari Sutaryadi adalah salah satu kiper potensial yang dimiliki Kota Lumpia. Bersama timnya saat ini Tugu Muda, dia berhasil meraih prestasi di beberapa kejuaraan.

Ya ketangguhannya sebagai kiper cukup cukup memberikan rasa aman di lini belakang sehingga tim berhasil meraih beberapa prestasi. Di antaranya, juara IV Piala Mitra, kemudian Juara III Mucang CUp I, juara pertama Piala Persada, menyabet peringkat ketiga HUT SSS, belum lama ini.

Di tengah penampilan apiknya di bawah mistar gawang itu, siapa sangka bila dulunya pemain kelahiran Semarang 27 Februari 2002 itu adalah seorang striker tangguh. Mampu mengobrak-abrik pertahanan lawan dan berbahaya di dalam kotak penalti.

"Awalnya terpaksa karena keadaan di lapangan. Kini saya sangat suka dan menikmatinya sebagai penjaga gawang," terangnya.

Cerita itu diawalai saat dia mulai bergabung di sekolah sepak bola (SSB) Tugu Mudu, dua tahun silam. Bocah yang kini kelas IV SD I Tunas Harapan itu mendaftarkan diri sebagai seorang penyerang. Dia pun sempat mencetak golnya di beberapa pertandingan.

Suatu ketika, tim tidak memiliki seorang penjaga gawang karena yang lain cedera dan akumulasi kartu. Lantaran dia memiliki postur tubuh cukup baik, yakni tinggi 144 sentimeter dan berat 34 kilogram, sang arsitek memintanya untuk mengawal gawang.

Tak disangka, putra pasangan Sutarno dan Erna Yuli Lestari itu piawai membaca arah bola. Penempatannya posisinya juga cukup baik dalam mengantisipasi serangan-serangan lawan. Sang pelatih akhirnya, memintanya agar fokus mengasah kemampuan sebagai penjaga gawang.

Pengidola kiper real Madrid dan timnas Spanyol Iker Casillas itu akhirnya menambah jam latihan.

Selain berlatih di Tugu Muda, dia juga mengasah kemampuan bersama sekolah kiper Gool Keeping FX Tjahyono di Lapangan Sumurboto setiap harinya.

Pergantian posisi itu mendapatkan dukungan dari bberbagai pihak. Tak terkecuali keluarga yang tinggal di Jalan Bukit Teratai VII/344 Perum Sendangmulyo Semarang. Sang ayah yang selalu menemaninya berlatih, meminta agar Nando -sapaan akrabya- disiplin dan semangat di setiap latihan.

"Kelak, saya ingin menjadi kiper Timnas Indonesia dan tampil di beberapa kejuaraan dunia. Memang masih cukup lama untuk dapat menggapai impian itu, tetapi saya akan berusaha maksimal untuk mewujudkannya," terang Nando.

(Hendra Setiawan/CN32)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
30 Juli 2014 | 09:00 wib
Dibaca: 214
image
30 Juli 2014 | 08:49 wib
Dibaca: 93
image
30 Juli 2014 | 08:39 wib
Dibaca: 121
image
image
30 Juli 2014 | 08:18 wib
Dibaca: 113
Panel menu tepopuler dan terkomentar
03 Juli 2014 | 20:18 wib
07 Juli 2014 | 02:55 wib
04 Juli 2014 | 06:08 wib
FOOTER