panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
30 April 2012 | 22:12 wib
Pro-Kontra Ramadhan Pohan Jabat Manajer Timnas
image

PRO-kontra masih mewarnai penunjukan Ramadhan Pohan sebagai manajer timnas senior. Sebab, dari segi latar belakang, pria yang akrab disapa Bung Rampo itu dinilai tak mengerti sepak bola. Dia hanyalah politisi dan mantan wartawan.

Kalau menjadi wartawan, Bung Rampo tak pernah ngepos di olahraga. Hanya, sesekali pria asal Pematang Siantar ini pernah meliput pertandingan sepak bola. Karena itu, banyak pihak yang menyebut bahwa penunjukan Ramadhan tak lain ada unsur politik di timnas PSSI.

Apalagi, jauh-jauh hari sebelum Bung Rampo ditunjuk, PSSI sudah mendapat teguran dan ancaman dari Menpora Andi Mallarangeng bahwa pemerintah tak akan mengucurkan dana buat timnas. Ucapan Menpora kala itu memang cukup beralasan. Sebelum kisruh PSSI selesai, kata Menpora, dana bagi timnas bakal disetop. Jumlah dana melebihi ratusan miliar rupiah.

Barangkali, salah satu motif PSSI menunjuk Bung Rampo untuk memuluskan pencairan dana dari pemerintah. Apalagi, Ramadhan dan Menpora Andi Mallarangeng merupakan kader Partai Demokrat. Jalan pintas mungkin saja bisa dilakukan kedua belah pihak untuk mencairkan dana timnas.

Namun, tentunya pencairan dana harus melalui persetujuan Komisi X DPR RI. Bagi Bung Rampo, mungkin hal itu tidak akan sulit. Sebagai kader partai dengan jumlah suara terbanyak di legislatif, deal-deal politik bisa memudahkan langkahnya meminta pengucuran dana.

Atas kondisi seperti itulah, para aktivis dan pecinta sepak bola di Indonesia mengaku penunjukan Ramadhan Pohan sangat kental dengan dunia politik. Salah satu pecinta bola yang tergabung dalam Save Our Soccer (SOS) mengkritik kebijakan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin tersebut.

“Kami sangat menyayangkan hal itu terjadi, di mana lagi-lagi politisi ikut campur dalam urusan persepakbolaan negeri. Hal itu adalah penghianatan Revolusi PSSI. Sampai kapan sepak bola harus mengemis di bawah pengaruh politik?,” demikian kata aktivis SOS, Apung Widadi.

Namun, Ramadhan membantah dengan tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Pada sebuah sesi tanya jawab, Bung Rampo menyatakan bahwa sepak bola tidak boleh dicampuradukkan dengan politik. Sebab, kalau dua hal itu disatukan, maka sepak bola Indonesia akan terbelenggu.

Bagi dia, sebagai manajer timnas tugasnya membawa tim terbebas dari gangguan-gangguan ekstrenal. “Saya bertugas memastikan kebutuhan tim terpenuhi, misalnya hotel, makanan, atau gizi. Selain itu, menjaga dari kemungkinan usaha pihak luar yang ingin mempengaruhi timnas dengan cara-cara yang tidak sehat,” ungkapnya.

(Arif M Iqbal/CN26)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
05 September 2014 | 11:00 wib
Dibaca: 11216
image
05 September 2014 | 10:50 wib
Dibaca: 10991
image
05 September 2014 | 07:57 wib
Dibaca: 11638
image
05 September 2014 | 07:43 wib
Dibaca: 10811
image
05 September 2014 | 07:30 wib
Dibaca: 10741
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER