
SOLO, suaramerdeka.com - Persiapan Persis Solo untuk menghadapi laga versus PSCS Cilacap di gelaran kompetisi level II Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) kembali ke relnya. Konsentrasi menjamu PSCS, Sabtu (25/2), terfokus lagi, setelah pelatih kepala Junaidi kembali merapat ke Stadion Manahan guna memoles Affan Lubis dkk, Rabu (22/2) sore.
Kendati persoalan dengan manajemen PT Solo Indomandiri Profesional (PT SIP) berkait permintaan peninjauan kontrak belum mendapat jawaban, tapi arsitek tim yang akrab disapa Bang Jun itu tak mau lepas tangan. "Aku tetap cinta Solo, cinta Persis dan cinta suporter Pasoepati. Aku pun tetap menghormati kontrak di Persis. Soal pulang ke Kaltim, karena ada keperluan keluarga di Samarinda," ujarnya.
Mantan pelatih Persijap Jepara itu meninggalkan Kota Bengawan selama dua hari, sejak Minggu (19/2). Dia merasa tidak benar-benar dihargai sebagai pelatih kepala, setelah mengetahui nilai kontraknya di Persis sama dengan salah seorang asistennya.
Melalui surat yang disampaikan kepada CEO PT SIP Kesit B Handoyo, dia mempertanyakan persoalan tersebut. "CEO sudah menyatakan masalah itu sudah disampaikan ke konsursium untuk dibahas," tuturnya.
Kesit sendiri meminta Bang Jun tetap menangani Persis, karena proses peninjauan kontrak tak bisa dilakukan dalam waktu cepat di konsorsium. "Kami tetap usahakan, tapi prosesnya kan butuh waktu. Saya harap Bang Jun bersabar dan tetap memoles Persis," kata Kesit.
(Setyo Wiyono/CN26)