
KENDAL, suaramerdeka.com - Persik (Kendal) gagal memetik poin penuh saat menjamu Persebi pada lanjutan Divisi I Liga Amatir Indonesia 2011-2012 di Stadion Utama Kendal, Rabu (22/2). Anak asuh Dananjaya ditahan Persebi Boyolali tanpa gol. Padahal di laga itu anak-anak Kendal mendapat hadiah penalti di babak kedua.
Sayangnya, momen itu tak bisa dimanfaatkan oleh pemain tuan rumah. Penalti diberikan wasit Sahudin asal Cianjur, setelah pada menit 75 Ghufron Abdul Gani dilanggar pemain belakang Persebi di dalam kotak 16. Eksekusi penalti yang dilakukan Luki Purwanto berhasil dihalau kiper Persebi Suparman.
Pelatih Persik Kendal, Dananjaya mengaku kecewa dengan hasil imbang tersebut. "Seharusnya kami bisa menang. Sayangnya hadiah penalti gagal dimanfaatkan pemain kami. Tembakan Luki Purwanto terlalu lemah dan bisa diblok oleh kiper lawan,” katanya.
Sementara pelatih Persebi Boyolali Sriyanto mengaku puas dengan permainan anak asuhnya. “Ini permainan terbaik tim kami di kandang lawan,” katanya.
Meski hanya berhasil meraih satu poin, Persik masih memimpin klasemen sementara grup VI dengan nilai 13. Peluang lolos ke babak selanjutnya masih terbuka, pasalnya Laskar Bahurekso julukan Persik masih menyisakan tiga laga. “Saat ini Persik mempunyai nilai 13 dan masih menduduki puncak klasemen. Perhitungan kami, untuk bisa lolos minimal harus mempunyai niulai 18,” kata Dananjaya.
(Lanang Wibisono/CN26)