
SEMARANG, suaramerdeka.com - Perguruan Wushu Garuda Emas Semarang, mengirim empat orang atlet wushu taolu ke Kejuaraan Internasional Wushu Hongkong Open, 24-28 Februari 2012. Disampaikan ketua harian Garuda Emas Agung Tjahyono, empat atlet yang dikirim yaitu Herryanto B Pradigda, Billy Erdiyanto, Eduardo, dan Jovanka.
"Pemberangkatan ke kejuaraan internasional ini atas inisiatif perguruan. Dananya pun dari swadaya pengurus dan orang tua atlet," paparnya.
Pihaknya tak menargetkan muluk-muluk di event tersebut. Selain untuk menambah pengalaman para atlet wushunya, event ini juga dijadikan tolak ukur untuk perkembangan beberapa atlet yang dimiliki. "Khusus untuk Herryanto B Pradigda dan Billy Erdiyanto, Hongkong Cup akan dijadikan ajang persiapan sebelum diberangkatkan ke PON," tegasnya.
Terpisah Ketua Harian WI Jateng, Sudarsono mengatakan, sebenarnya dua atlet Garuda Emas Herryanto B Pradigda dan Billy Erdiyanto dijadwalkan harus bergabung untuk Pelatda menuju PON. Meski secara prinsip keikutsertaan mereka di Hongkong Open tidak mengganggu Pelatda, tapi ada agenda yang waktunya bersamaan.
"Sebenarnya tanggal 27 Februari nanti dua atlet tersebut bersama atlet Pelatda harus mengikuti tes fisik, kesehatan dan psikologis dalam program Pelatda PON 2012. Tapi karena memang sudah berangkat, jadi kami akan koordinasi lagi dengan pengurus Pengprov WI Jateng dan perguruan," paparnya.
Apapun bentuk kejuaraan yang diikuti atlet daerahnya, Sudarsono sangat mendukung. Khususnya guna menambah jam terbang para atlet wushu Jawa Tengah. "Yang jelas Kejuaraan Internasional Wushu Hongkong Open memang tidak masuk dalam kalender kejuaraan yang akan diikuti Pengprov WI Jateng," paparnya.
Sebagai informasi, menghadapi PON XVIII/2012 di Riau, pengurus WI Jateng juga pernah mengeluarkan peraturan tegas. Pengurus hanya akan memberangkatkan atlet yang bersedia mengikuti Pelatda menuju PON. Keputusan itu diambil karena ada tiga atlet Heryanto Budi Pradigda, Dessy Wulandari Emilia, dan Billy Endaryanto yang belum bergabung di Pelatda.
(Lanang Wibisono/CN26)