
SOLO, suaramerdeka.com - Sembilan lifter Solo bakal diberangkatkan untuk beradu kekuatan pada grand final Liga Persatuan Angkat Berat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) di Semarang, Sabtu-Minggu (25-26/2). Mereka terdiri atas enam atlet putri dan tiga putra.
Lifter putri yang telah dinyatakan Pengprov Jateng berhak mengikuti liga tersebut adalah Imbar Stefiiya, Dekra, Deo Tessa Ananda dan Defa Visa Ananda pada kelas angkat besi remaja. Selain itu, Nurkhanifah untuk kelas angkat besi yunior dan Riris Suryaningsih di kelas angkat berat.
Sementara di kelompok putra, dua lifter Kota Bengawan turun di kelas angkat berat yunior yakni Sunarto Panca dan Punto Dewantoro. Seorang lainnya, Advent Hindarto beradu ketangguhan di kelas angkat berat yunior. "Mereka diharapkan bisa menunjukkan prestasi terbaiknya. Tapi proyeksi kami terutama untuk mengejar gelar pada liga-liga ke depan," kata Ketua Pengkot PABBSI Solo Paulus Haryoto, Rabu (22/2).
Adu kekuatan di ajang tersebut diprediksi bakal berlangsung ketat. Sebab para lifter dari daerah lain juga sama-sama berambisi untuk merebut gelar. Apalagi menurut Sekretaris Pengkot PABBSI Teja Krisna Murti, penilaian dilakukan secara akumulatif dari total angkatan seorang atlet mulai final-final sebelumnya.
"Selain angkat berat-besi, Solo juga mengirimkan seorang atletnya untuk bersaing di cabang binaraga. Dia adalah Sang Sang Budi yang turun di kelas 70 kg," ungkap Teja.
(Setyo Wiyono/CN26)