
SOLO, suaramerdeka.com - Pengkot Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Surakarta bakal menarik para atlet asli daerah yang saat ini tersebar di luar kota. Ini sebagai persiapan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2013. "Minimal ada empat atlet yang sudah kami dekati," kata Wakil Ketua Umum Pengkot PABBSI Surakarta Handoko 'Hani' Tanto Raharjo.
Empat atlet itu adalah Agus Widya (Salatiga) dan M Alipi (Boyolali) serta dua atlet asli Solo, Risan dan Sri Indriyani. "Rata-rata para atlet yang didekati ini sudah menyatakan ketertarikannya merapat ke Solo," sambung Hani.
Saat ini pihaknya tinggal menunggu waktu kepastian bergabungnya atlet tersebut. Para atlet ini belum bisa segera memberikan kepastian terkait kompensasi apa yang akan diterima mereka dari Pengkot PABBSI Surakarta.
"Rata-rata mereka memiliki pekerjaan di daerah asalnya. Secara prinsip setuju gabung ke Solo, tapi masih melihat apakah kami bisa mencarikan ganti pekerjaan mereka," tuturnya.
Penyebab hengkangnya atlet Solo ke luar daerah, diakui Hani, karena kondisi pengkot setempat yang tidak sehat kala itu. Banyak komunikasi yang terputus antara pengurus dengan atlet. "Untuk kepengurusan kali ini, kami berani menjamin akan lebih memperhatikan para atlet," imbuh Hani.
Di sisi lain, PABBSI Solo akan menggelar kejuaraan terbuka body contest dan binaraga guna memacu munculnya potensi atlet di Kota Bengawan, 25 Maret mendatang. Kejuaraan berlingkup Jateng-DIY rencananya diselenggarakan di pusat perbelanjaan Solo Grand Mall (SGM) khusus diperuntukkan bagi atlet pemula.
"Pesertanya khusus atlet yang belum pernah meraih juara pertama hingga ketiga dalam kejurnas, kejurda maupun kejurprov," kata sekretaris panpel, Teja Krisna Murti.
(Gading Persada, Setyo Wiyono/CN26)