
JAKARTA, suaramerdeka.com - Putaran final Liga Basket Mahasiswa Nasional (Libamanas) 2012 mulai bergulir, Kamis (16/2) hingga Senin (20/2) mendatang. Sebanyak 16 tim putra dan 12 tim putri bakal beradu dengan menggunakan sistem gugur.
Sebelumnya, PP Perbasi menggelar babak penyisihan Libama dengan diikuti 72 tim (47 putra dan 25 putri) dari 60 universitas. Mereka dibagi menjadi lima wilayah, yakni konferensi Jakarta - Banten, konferensi Barat (Jabar), konferensi tengah (Jateng-DIY), konferensi timur (Jatim) dan konferensi nusantara (luar Jawa).
Hasilnya, terdapat 16 tim putra dan 12 tim putri berhak lolos ke putaran final. Dari 16 tim putra, tim yang berasal dari konferensi tengah adalah Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Atmajaya Yogyakarta.
Adapun, konferensi tengah yang berada di tim putri, yaitu Universitas Negeri Surakarta (UNS), Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang dan UGM Yogyakarta. Ketua PP Perbasi Anggito Abimanyu mengutarakan, pada Libama tahun ini, pihaknya menerapkan dua aturan baru bagi pemain. Yaitu usia pemain maksimal 23 tahun dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2.00.
"Yang memiliki IPK di bawah 2 tidak boleh ikut. Kami ingin mahasiswa yang bermain basket murni yang berprestasi. Pemain basket tidak hanya berhasil di basket, tapi juga di universitas," kata Anggito di Senayan, Jakarta, Rabu (15/2).
Dia menambahkan, PP Perbasi juga bakal mengusulkan agar di Liga Basket Nasional (NBL) diisi pemain-pemain yang pernah bermain di Libama minimal dua tahun. Hal itu dilakukan supaya Libama memiliki bargaining di dunia basket nasional.
(Arif M Iqbal/CN26)