panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
01 Februari 2012 | 17:47 wib
Delapan Wasit ISL Diberhentikan
image

JAKARTA, suaramerdeka.com - Delapan wasit yang memimpin jalannya pertandingan di kompetisi Indonesia Super League (ISL) dinilai tak layak untuk melanjutkan tugasnya. Mereka diberhentikan sementara karena telah melakukan kesalahan yang berujung pada protes pemain.

Delapan wasit itu, rinciannya adalah lima wasit murni dan tiga asisten wasit. Pemberhentian itu ditetapkan oleh PT Liga Indonesia (PT LI), selaku penyelenggara ISL, di Jakarta. “Kedelapan wasit itu diistirahatkan karena melakukan technical error, baik sedang, rendah maupun sangat berat. Ada yang diistirahatkan dengan jangka waktu tertentu dan ada juga yang didegradasi,” kata CEO PT LI Joko Driyono.

Guna mengganti wasit yang diistirahatkan tersebut, pihaknya bakal mengambil empat wasit terbaik yang saat ini memimpin laga di kompetisi Divisi Utama. Sebelumnya, PT LI telah meminta tiga instruktur untuk mengevaluasi kinerja wasit, mulai ISL bergulir sampai sekarang.

Instruktur terdiri atas Jimmy Napitupulu, Purwanto dan Joko Mulyono. Menurutnya, perangkat pertandingan yang telah dievaluasi, yakni 10 wasit dan 12 asisten wasit. Dari jumlah itu, delapan di antaranya perlu diganti karena dikeluhkan pemain saat memimpin laga.

Bahkan, empat laga di antaranya menuai protes keras dari pemain, masing-masing Persiwa Wamena menghadapi Persiba Balikpapan pada 5 Desember 2011, Sriwijaya FC melawan Persija Jakarta pada 18 Desember 2011, Persiba Balikpapan menjamu Pesisam Samarinda pada 22 Januari 2012, dan Arema Indonesia lawan PSMS Medan pada 22 Januari 2012.

Selain kinerja wasit, PT LI juga mengevaluasi sejumlah persoalan kompetisi ISL serta pelanggaran yang dilakukan para pemain. Untuk indikator fair play, kemenangan kandang sebesar 57 persen, kemenangan tandang 20 persen dan hasil imbang 23 persen.

Joko menambahkan bahwa angka tersebut masih bisa dikatakan normal, lain halnya jika prosentase kemenangan kandang mencapai 70 persen. “Akan berbahaya jika angka 57 persen itu mencapai 70 persen,” jelasnya.

Pria asal Ngawi, Jawa Timur ini menambahkan,  evaluasi tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas kompetisi yang mereka adakan dengan meminta masukan dari teman-teman klub untuk mempertahankan kualitas kompetisi.

(Arif M Iqbal/CN26)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
27 Mei 2012 | 15:59 wib
Dibaca: 95
image
27 Mei 2012 | 15:32 wib
Sirkuit Bridge Gabsi Semarang
Kardani/Dwi Intoro Juara Minggu Keempat
Dibaca: 81
image
27 Mei 2012 | 15:19 wib
Dibaca: 100
image
27 Mei 2012 | 15:03 wib
Dibaca: 127
image
26 Mei 2012 | 20:35 wib
Dibaca: 642
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER