
CyberNews-Meski sudah menorehkan sejumlah prestasi bagus di berbagai event olahraga nasional seperti PON maupun Porprov, ternyata belum membuat Denta Iswara Kiranasari berpuas diri. Ya, atlet sepatu roda andalan Semarang ini ternyata masih memiliki sebuah cita-cita lain yakni berprestasi di event olahraga internasional semisal SEA Games dan Asian Games.
Dikatakan, impian untuk berlaga dan berprestasi di tingkat internasional memang sudah dirintis gadis ini sejak mulai menekuni sepatu roda. Bagi Denta, berlaga dan berprestasi di tingkat internasional mempunyai nilai prestisius dan kebanggaan tersendiri. "Jika berhasil menorehkan prestasi di event internasional, saya tidak hanya mengharumkan nama daerah tetapi juga Indonesia," tutur atlet kelahiran 25 Juni 1994 itu.
Denta menyadari untuk meraih impiannya itu butuh perjuangan keras dan persiapan yang matang. Bahkan, untuk masuk ke pelatnas saja, Denta harus bersaing dengan atlet terbaik dari seluruh Indonesia yang memiliki ambisi sama seperti dirinya.
Walau terkesan berat, putri pasangan Adji Suyoto dan Ony Gunarti itu mengaku, siap bersaing dengan atlet lain apabila mendapat panggilan mengikuti seleksi masuk pelatnas maupun timnas Indonesia. Atlet bertinggi 155 cm dan berat 53 kg ini optimis, dengan persiapan yang matang, dirinya mampu bersaing dan bisa menjadi bagian dari keduanya.
Banyak Prestasi
Dari arena lintasan, Denta telah menuai banyak prestasi, baik di kejuaraan tingkat lokal maupun nasional. Dia pernah mempersembahkan satu perak dan satu perunggu bagi Jateng di PON 2008 Kaltim. Kemudian, menyumbangkan satu emas, dua perak dan satu perunggu bagi Kota Semarang di Porprov 2009. Terakhir, ia meraih satu emas dan satu perunggu dalam Kejurnas Bupati Cup Sidoarjo, 6-7 Februari lalu.
Torehan sejumlah prestasi tersebut, setidaknya menunjukkan bahwa Denta seorang atlet yang handal dan perkasa di arena lintasan. Guna meningkatkan dan mengasah kemampuanya, Denta berlatih sebanyak empat kali dalam sepekan bersama klubnya IKOS, di lintasan Gelora Jatidiri. Semua porsi latihan yang diberikan pelatihnya, Bactiar Arifin dilakukannya dengan penuh semangat.
"Hal ini saya lakukan, agar bisa lebih cepat berkembang, baik secara teknik maupun fisik," tutur atlet yang tinggal di Jalan Karanggawang Barat RT 8/XIV, Kelurahan Tandang, Semarang.
Siswi SMA 2 Semarang itu mengaku jadwal latihan yang padat tidak sampai mengganggu aktivitas belajarnya di sekolah. "Yang terpenting, pintar-pintar saja membagi waktu agar semuanya bisa berjalan beriringan dan tidak berbenturan," tandasnya.
(Andika Primasiwi/CN13)