panel header
NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
10 Februari 2010 | 01:24 wib
Wiwies Widowati Apriana S.Pd
Enjoy Menjalani Peran Sebagai Pelatih
image

MESKI sudah tidak lagi menjadi seorang atlet, tidak lantas membuat Wiwies Widowati Apriana S.Pd meninggalkan dunia taekwondo. Ya, ibarat pepatah kacang tidak lupa akan kulitnya, mantan taekwondoin andalan Semarang dan Jateng ini memilih menjadi pelatih taekwondo semenjak memutuskan pensiun dari olahraga yang membesarkan namanya itu, 2008 silam.

Wanita kelahiran 11 April 1980 ini mengatakan keinginan untuk menjadi pelatih memang sudah diretas semenjak masih menjadi atlet. Ia menambahkan alasannya menjadi pelatih, selain karena keinginan, dirinya ingin menularkan ilmu dan pengalamannya sewaktu menjadi atlet kepada para yunior.

Maklum, sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Wiwies memang dikenal sebagai taekwondoin handal yang telah menorehkan sejumlah prestasi gemilang baik di tingkat lokal maupun nasional.

Tercatat, Wiwies pernah menyumbangkan emas bagi Jateng di kelas fin putri pada PON 2000, emas Kejurda Jateng 1999 serta dua kali meraih emas pada Porda 2001 dan 2005. Lalu, meraih emas pada Pomnas 2005 di kelas fly dan terakhir, meraih emas kelas bantam putri pada Gubernur Cup 2008.

Dengan segudang prestasi gemilang dan pengalaman yang dimiliki, Wiwies pun mantap memilih jalan untuk menjadi pelatih. "Rasanya akan sia-sia saja, jika ilmu dan pengalaman saya sewaktu menjadi atlet dulu tidak ditularkan kepada atlet yunior. Siapa tahu ilmu dan pengalaman yang saya tularkan itu nantinya bisa bermanfaat bagi perkembangan mereka," tutur wanita yang kini melatih di "dojang" Jatidiri dan PPLPD Jateng ini.

Masih Perlu Belajar

Putri pasangan Sucipto (Alm) dan Endang Wahyuningsih S ini mengatakan tidak mengalami kesulitan dalam menjalani peran sebagai pelatih. Ia mengaku menikmati perannya sekarang. Meski demikian, Wiwies mengaku masih butuh banyak belajar untuk menjadi seorang pelatih taekwondo handal.

"Rasanya hanya dengan bermodal prestasi dan pengalaman saja belum cukup untuk membuat saya menjadi seorang pelatih handal. Makanya, saya masih harus banyak belajar baik dari sesama pelatih maupun secara mandiri," tutur wanita bertinggi 155 cm dan berat 56 kg ini.

Meski masih perlu banyak belajar, lulusan FIK Unnes ini mengaku optimis, dirinya bisa menjadi seorang pelatih taekwondoin yang handal dan mampu melahirkan para taekwondoin handal yang mampu menghasilkan prestasi bagi Semarang dan Jateng. Dikatakan, posisinya sebagai pelatih ini tidak menganggu pekerjaannya sebagai staf kepegawaian di Dinsospora Semarang.

Jika tidak sedang melatih dan bekerja, wanita yang tinggal di Perum Polri Durenan Indah Blok LL/3, Mangun Harjo, Semarang ini lebih sering menghabiskan waktunya untuk beristirahat di rumah ataupun menonton film. "Selain hobi, menonton film juga bisa menghilangkan kepenatan dan stres serta membuat saya rileks," pungkasnya.

(Andika Primasiwi/gusti_an)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
11 Februari 2012 | 08:13 wib
Dibaca: 670
image
11 Februari 2012 | 08:02 wib
Dibaca: 699
image
11 Februari 2012 | 07:44 wib
Dibaca: 407
image
11 Februari 2012 | 07:28 wib
Dibaca: 320
image
11 Februari 2012 | 07:14 wib
Dibaca: 372
Panel menu tepopuler dan terkomentar
01 Februari 2012 | 10:08 wib
01 Februari 2012 | 20:32 wib
06 Februari 2012 | 23:27 wib
01 Februari 2012 | 17:47 wib
03 Februari 2012 | 21:59 wib
FOOTER