panel header
AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 Februari 2010 | 17:06 wib
Kembangkan Kecerdasan Anak Sejak Dini
image

Ibu mana yang tak ingin buah hatinya tumbuh menjadi anak yang cerdas? Melihat perkembangan si kecil dari waktu ke waktu lewat tingkah polahnya yang menggemaskan ialah dambaan bagi setiap orang tua. Agar si buah hati tumbuh menjadi anak yang cerdas, para ibu khususnya, perlu mengetahui beberapa hal berikut:

Cukupi nutrisi anak (ASI)
Nutrisi adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam tumbuh kembang anak, terlebih untuk perkembangan otak. Pemberian air susu ibu (ASI) sangat berpengaruh penting pada otak dan kecerdasan anak. Hasil studi para peneliti dari Universitas Colorado, AS pada 126 kakak beradik dari 59 keluarga membuktikan, anak yang mendapat ASI cenderung lebih baik nilai akademisnya dibanding yang tidak mendapat ASI.

Rangsang otak anak
Sejak dini berikan rangsangan atau stimulan pada anak. Rangsangan ini harus diberikan dalam suasana yang menyenangkan. Seperti ketika bermain, sisipi dengan pengetahuan-pengetahuan yang mudah diterima dan diingat anak. Sesuaikan juga dengan umurnya. Misal untuk bayi dengan usia 12-18 bulan, biarkan dia membuat coretan-coretan dengan pensil warna atau menyusun balok mainan dan puzzle. Waktunya juga melatih anak berjalan tanpa pegangan, berjalan mundur, juga meniti tangga.

Melatih kecerdasan emosi, sosial dan spiritual
Marsha Sinetar dalam bukunya 'Spiritual Intelligence', mengungkapkan bahwa melalui teladanlah, anak bisa meningkatkan kecerdasan spiritualnya. Orang tua dalam hal ini dituntut untuk dapat memberikan contoh-contoh yang baik dalam perilaku kesehariannya. Sebab, akibat kesibukan, biasanya orang tua mengesampingkan hal ini. Akibatnya kemungkinan anak untuk dapat mengembangkan kecerdasan emosi, sosial dan spiritualnya akan tereduksi.

Sentuhan personal, ungkapan apresiasi serta keberadaan seorang ibu dalam pengasuhan seorang anak ialah faktor penting di dalamnya. So, lakukan dan jadilah teladan yang baik bagi buah hati Anda!

(berbagai sumber/CN16)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
08 Februari 2012 | 15:14 wib
Dibaca: 285
image
07 Februari 2012 | 10:09 wib
Dibaca: 814
image
06 Februari 2012 | 15:37 wib
Dibaca: 508
image
02 Februari 2012 | 11:53 wib
Dibaca: 679
image
01 Februari 2012 | 15:49 wib
Dibaca: 866
Panel menu tepopuler dan terkomentar
01 Februari 2012 | 15:49 wib
07 Februari 2012 | 10:09 wib
02 Februari 2012 | 11:53 wib
06 Februari 2012 | 15:37 wib
08 Februari 2012 | 15:14 wib
FOOTER