
Saya memiliki beberapa pertanyaan yang tidak tahu kemana bisa saya tanyakan. Mudah-mudahan Anda bisa membantu. Pertama, seberapa besarkah resiko kehamilan terjadi bila melalukan hubungan intim tanpa proteksi di saat haid?
Kedua, bila kehamilan besar kemungkinannya, adakah cara yang dapat di lakukan untuk menghindari kehamilan tersebut bila terlanjur sudah melakukan hubungan tanpa proteksi di saat haid?
Ketiga, bisakah menggugurkan kandungan dengan cara berolahraga secara aktif dengan loncat-loncat, lari? Atau memakan buah nanas dalam jumlah banyak?
Keempat, apa resiko yang akan terjadi bila mengalami keguguran dan tidak melakukan kuret?
Kelima, apa tanda-tanda kehamilan?
Terima kasih. Annisa [axxxisa@hotmail.com]
Jawab:
Tidak ada resiko kehamilan ketika Anda berhubungan intim di saat haid. Jadi tenang saja. Secara medis, sangat-sangat tidak mungkin akan terjadi kehamilan ketika berhubungan intim di saat haid. Ini menjawab pertanyaan kedua. Untuk pertanyaan ketiga, pengguguran dengan cara begitu tidak dikenal dalam dunia medis. Jika pun terjadi, sifatnya kasuistis, dan bukan sebuah hal yang lumrah. Memakai nenas muda untuk menggugurkan memang menjadi "mitos" dalam pengobatan tradisional. Namun, sisi keamanan dan dampak kemudian jarang sekali diperbincangkan. Sebaliknya hal itu tidak dilakukan, dalam kondisi apa pun.
Keempat, tindakan kuret hanya dilakukan setelah ada analisa dari dokter. Tidak setiap keguguran harus dikiret.
Kelima, ciri umum kehamilan adalah haid yang terhenti. Dan bisa langsung dibuktikan dengan memakai alat deteksi kehamilan yang banyak dijual bebas di apotik. Ciri lain adalah dada yang mengeras, juga betis, dan kelelahan yang lebih sering, juga emosi yang cukup labil. Tapi, ciri ini juga tak terjadi pada setiap perempuan.
Demikian, terimakasih.
(/)