panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
17 Mei 2013 | 00:53 wib
Kampanye Salah Jadwal, Panwas Semprit Tim Sukses HP-Don

KARANGANYAR, suaramerdeka.com - Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2013 Kabupaten Karanganyar, menemukan pelanggaran yang dilakukan tim sukses pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono (HP-Don). Yakni melakukan kampanye di waktu yang salah, dan hal itu terancam pelanggaran pidana kampanye.

Divisi Pengawasan Panwas Pilgub Karanganyar Mustari, menjelaskan tim sukses pasangan nomor urut satu HP-Don menggelar kampanye pada Minggu (12/5) lalu. Padahal hari itu seharusnya adalah menjadi waktu kampanye untuk pasangan nomor urut tiga Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko. "Tim sukses HP-Don telah berkampanye di waktu yang salah," tandas Mustari kepada para wartawan, kemarin.

Pelanggaran lainnya, pada Minggu (12/5) lalu tim HP-Don juga melakukan kebohongan dalam surat pemberitahuan kegiatan kepada jajaran Muspika Tasikmadu. Dalam surat pemberitahuan oleh DPC PKS Tasikmadu kepada Muspika Tasikmadu disebutkan, acara yang digelar adalah bakti sosial dan pengobatan gratis di Pasar Nglano, Tasikmadu. Ternyata berdasarkan hasil temuan, PKS membagi-bagikan stiker, kacang hijau, dan kartu jateng sejahtera program pasangan HP-Don kepada para pedagang di pasar.

Mustari juga mengungkapkan pelanggaran lain hasil temuan Panwas Pilgub yang dilakukan tim sukses pasangan lain. Tim sukse pasangan Ganjar-Heru pada Minggu (12/5), juga melakukan pelanggaran berupa penempelan stiker di tempat yang tidak diperbolehkan. Yakni di Pasar Jungke dan Pasar Bejen di Kecamatan Karanganyar. Tapi menurut Mustari, kejadian itu adalah pelanggaran administratif.

Sedangkan untuk pasangan nomor urut dua, Bibit-Sudijono (Bissa) Panwas mencium adanya sejumlah pelanggaran. Diantaranya penggunaan aset negara dalam kampanye yang dilakukan beberapa waktu lalu di daerah Jaten. Sebagai tindak lanjut, pihaknya masih akan melakukan kajian lebih lanjut dan melaporkan hal itu ke Peneggakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu). “Nanti Gakkumdu yang akan melakukan penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Ketua DPW PKS Karanganyar, Syamsul Bahri kepada wartawa mengaku bingung dengan sikap Panwas tersebut. Pasalnya saat kejadian pihak Panwas yang diwakili Panwas Kecamatan (Panwascam) Tasikmadu juga ikut menghadiri acara tersebut.

“Sehingga kalau itu salah, seharusnya mereka sudah sejak awal diberitahukan kalau itu salah. Jangan dibiarkan dulu seperti ini, tentu akan dihentikan saat itu jika diberitahu. Kami juga tidak sampai selesai melakukan hal tersebut setelah mengetahui bahwa jadwal hari itu adalah milik pasangan lain,” tandas Samsul.

( Basuni Hariwoto / CN34 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Pilkada Terbaru
16 April 2014 | 17:52 wib
Dibaca: 734
18 Agustus 2013 | 11:15 wib
Memeriahkan HUT Ke-68 Kemerdekaan RI
Dua Ribu Layang-layang Hiasi Banjirkanal Barat
Dibaca: 1231
20 Juni 2013 | 20:23 wib
Dibaca: 977
19 Juni 2013 | 20:20 wib
Dibaca: 706
17 Juni 2013 | 20:05 wib
Dibaca: 879
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER