panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Mei 2013 | 17:09 wib
Jadi Sekda, HP Lebih Kaya dari Gubernur

SEMARANG, suaramerdeka.com -  Kekayaan Calon gubernur Jateng Hadi Prabowo (HP) meningkat pesat selama lima tahun terakhir. Pundi-pundi uang HP terkerek naik karena menjabat sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah.

Sebab, sebagai Sekda, HP otomatis menjabat Komisaris Utama Bank Jateng. Gaji seorang komisaris itu sekitar Rp 50 juta per bulan. "Ya memang pendapatan sebagai komisaris itu sampai saat ini belum pernah saya ambil atau saya gunakan," kata Hadi dalam keterangan pers usai Deklarasi LHKPN di Hotel Patra Jasa Semarang, Kamis (2/5).

Hadi mengatakan, gaji komisaris itu memang sengaja disimpan untuk modal dalam mengikuti pemilihan Gubernur Jawa Tengah. Hadi kemudian mengundurkan diri dari jabatan sekda dan akhirnya dicopot dari kursi komisaris.

Jumlah harta Hadi Prabowo sesuai dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang juga sudah diverifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tertanggal 11 Maret 2013 senilai Rp 13,5 miliar.

Adapun pada LHKPN 28 Juli 2010, harta Hadi dinilai sebanyak Rp 5,3 miliar atau mengalami peningkatan sekitar Rp 8,1 miliar dalam tiga tahun. Sedangkan, berdasarkan LHKPN milik Hadi Prabowo tertanggal 15 April 2008, harta Hadi senilai Rp 1,9 miliar.

Dari catatan ini, dapat diketahui jika harta yang dikumpulkan Hadi selama lima tahun terakhir sebanyak Rp 11 miliar lebih. Jumlah itu lebih banyak dibanding yang bisa dikumpulkan Bibit sebagai gubernur.

Awal menjabat Gubernur Jateng pada 2008, harta Bibit diketahui sebanyak Rp 6,1 miliar (tanggal pelaporan 9 April 2008). Pada LHKPN Juni 2012 harta Bibit dinyatakan sebesar Rp 9,5 miliar sedang pada LHKPN Maret 2013 harta Bibit menjadi Rp13,1 miliar. Jadi selama lima tahun, Bibit berhasil mengumpulkan Rp 7 miliar.

Kepala Divisi Monitoring Penegak Hukum KP2KKN Jateng Eko Haryanto meminta KPK untuk mencermati kenaikan signifikan kekayaan para calon tersebut. "Darimana asal kekayaan jika memang hanya mengandalkan hasil dari gaji jabatan," katanya.

( Anton Sudibyo / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Pilkada Terbaru
16 April 2014 | 17:52 wib
Dibaca: 683
18 Agustus 2013 | 11:15 wib
Memeriahkan HUT Ke-68 Kemerdekaan RI
Dua Ribu Layang-layang Hiasi Banjirkanal Barat
Dibaca: 1130
20 Juni 2013 | 20:23 wib
Dibaca: 922
19 Juni 2013 | 20:20 wib
Dibaca: 645
17 Juni 2013 | 20:05 wib
Dibaca: 812
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER