panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
05 Maret 2013 | 01:13 wib
Tamzil - Asyrofi Mulai Gerilya Kampus

KUDUS, suaramerdeka.com - Bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus, HM Tamzil dan H Asyrofi Masyitho, Senin (4/3) gerilya di kampus Universitas Muria Kudus dan STAIN. Mereka membantah hal tersebut sebagai penggalangan masa melainkan penggalangan ide dan konsep.

Ditemui usai melakukan pertemuan dengan Rektor UMK Prof Sarjadi, Tamzil menegaskan kegiatan yang dilakukannya ini bukan mencuri start kampanye, namun hanya sekedar silaturahmi dengan kalangan akademisi yang ada di Kudus. ''Lewat silaturahmi itu pula, pihaknya juga menyerap berbagai aspirasi yang nantinya akan dijadikan bahan masukan dalam penyusunan visi misi dan progam kerja jika kelak ia dan Asyrofi terpilih sebagai pemenang Pilbup Kudus,'' ujarnya.

Dia mengaku tetap memantau perkembangan dan kemajuan UMK. Pada masa mendatang, dia berharap agar prestasi tersebut dapat terus ditingkatkan. Kudus tidak hanya masyhur dengan produk jenang dan kretek, namun juga dikenal khalayak ramai karena keberadaan kampus dan prestasi sepakbolanya.

Urusan kampus, ia berharap dua perguruan tinggi yang ada di Kudus dapat menjadi barometer dan magnet yang mampu menarik minat para pelajar di wilayah pantura timur untuk mencari ilmu baik di UMK maupun STAIN Kudus.

Hal serupa juga dikemukakan Asyrofi. Menurutnya, bakal pasangan calon tidak hanya melakukan penggalangan massa saja, tetapi juga konsep dan ide. Program kepemimpinan pasangan tersebut pada masa mendatang juga akan diserap melalui proses tersebut.

''Kami menyerap konsep dan ide-ide apa saja yang dapat dilanjutkan. Di UMK, ada beberapa hal menarik terkait upaya menjadikan kampus tersebut sebagai salah satu pusat pendidikan di eks Karesidenan Pati dan juga Jawa Tengah,'' katanya. "Jadi tidak harus jauh-jauh kuliah di UNDIP Semarang," ucapnya.

Terpisah, Sarjadi menyatakan hubungan sinergis kampus dan eksekutif harus tetap dapat dijalin. Bentuk sinergi yang dilakukan bisa bermacam-macam. Misalnya dengan kucuran dana progam beasiswa dari Pemkab Kudus untuk mahasiswa dari kalangan tidak mampu namun berprestasi.

Dia juga menyebut Pemkab - legislatif di Kudus juga bisa mendukung progam e-learning yang saat ini sudah mulai digarap UMK. Jika digarap maksimal, e-learning dapat menjadi cikal bakal model pendidikan jarak jauh yang bisa diakses oleh masyarakat luas. Pihaknya berharap pada masa mendatang, pada masa mendatang kerjasama tersebut - siapapun pemimpinnya, dapat mengakomodir berbagai potensi yang ada di Kudus.

''Misalnya local wisdom seperti UMKM, atau soal kretek dijadikan studi tersendiri,'' paparnya.

( Anton WH / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Pilkada Terbaru
16 April 2014 | 17:52 wib
Dibaca: 683
18 Agustus 2013 | 11:15 wib
Memeriahkan HUT Ke-68 Kemerdekaan RI
Dua Ribu Layang-layang Hiasi Banjirkanal Barat
Dibaca: 1128
20 Juni 2013 | 20:23 wib
Dibaca: 920
19 Juni 2013 | 20:20 wib
Dibaca: 645
17 Juni 2013 | 20:05 wib
Dibaca: 811
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER