panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
24 Februari 2013 | 22:31 wib
Rieke Runner Up, di Jateng PDIP Mantab Cagub Internal

SEMARANG, suaramerdeka.com - Melejitnya suara pasangan PDIP Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki di Pilgub Jawa Barat mempengaruhi keputusan rekomendasi di Pilgub Jateng. Rieke yang notabene kader internal membuat DPP PDIP percaya diri mengusung cagub dari kader.

Pengamat Politik Universitas Wahid Hasyim Semarang Joko Prihatmoko mengatakan, pada Pilkada sebelumnya, hasil di daerah lain tidak menjadi indikator pengambilan keputusan rekomendasi di suatu daerah. Tapi fenomenalnya Joko widodo di Pilgub DKI Jakarta meningkatkan kepercayaan diri PDIP untuk mengusung kader internal.

Rieke pun dicoba di Jabar. Meski awalnya tidak diperhitungkan, tapi akhirnya berhasil memenuhi ekspektasi dengan memperoleh 27% suara, mendekati perolehan incumbent Ahmad Heryawan yang diusung PKS dengan 32%.

"Saya menduga Bu Mega juga perhitungkan hasil Jawa Barat. Lepas nanti Rieke-Teten menang atau tidak, tapi lompatan suaranya yang tinggi akan pengaruhi siapa calon yang ditetapkan di Jateng," katanya, Minggu (24/2).

Joko juga melihat turunnya Jokowi di kampanye Rieke-Teten terbukti berhasil mendongkrak suara. Maka, pengaruh Jokowi diprediksi lebih besar di Jateng karena Jokowi merupakan kader PDIP asal Jateng. Jika pilihannya kader internal, maka peluang terbesar tentu saja pada Wakil Gubernur Jateng Rustriningsih yang memiliki elektabilitas tertinggi dibanding kader lainnya. "Kalau rieke teten saja nomor dua, saya kira di Jateng akan lebih besar pengaruhnya," katanya.

Tapi itu adalah skenario pertama. Joko melihat ada kemungkinan juga hasil Pilgub Jabar akan membuat DPP PDIP dalam posisi dilematis. Sebab, sebelumnya Sekda Jateng Hadi Prabowo yang merupakan calon dari luar partai posisinya lebih dulu menguat. Ketika kader internal juga menguat, maka DPP menjadi bingung mana yang harus dipilih.

Sebab dengan mengusung eksternal, PDIP akan mendapat jaringan dan kekuatan baru. "Tapi jika eksternal dipilih, euforia para kader PDIP yang sudah terbentuk dengan kemenangan Jokowi dan melejitnya Rieke akan tertahan. Kader akan kecewa," tandasnya.

Pendapat yang hampir sama diberikan oleh Direktur Pusat Kajian Otonomi Daerah dan Kebijakan Publik Undip Susilo Utomo. Menurutnya fenomena Rieke di Jabar akan membuat PDIP berani memasang kader internal.

( Anton Sudibyo / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Pilkada Terbaru
16 April 2014 | 17:52 wib
Dibaca: 684
18 Agustus 2013 | 11:15 wib
Memeriahkan HUT Ke-68 Kemerdekaan RI
Dua Ribu Layang-layang Hiasi Banjirkanal Barat
Dibaca: 1131
20 Juni 2013 | 20:23 wib
Dibaca: 922
19 Juni 2013 | 20:20 wib
Dibaca: 646
17 Juni 2013 | 20:05 wib
Dibaca: 812
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER