panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
15 Juli 2012 | 15:43 wib
Menoreh 4x4 Off-Road Challenge 2012
125 Offroader Lintasi Pegunungan Menoreh
image

KULONPROGO, suaramerdeka.com – Alam Pegunungan Meoreh di Kabupaten Kulonprogo menarik para offroader untuk merasakan tantangannya. Sebanyak 125 offroader pun ambil bagian dalam Menoreh 4x4 Off-Road Challenge 2012 yang digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (14-15/7).

Di hari pertama diselenggarakan country road touring, menempuh jarak sekitar 40 Km. Dengan medan yang dilewati meliputi sungai, jalan batu, tanah, serta macadam atau campuran antara batu dan tanah. Adapun jalan aspal yang dilewati hanya 10% saja.

Diperlukan waktu sekitar 5 jam untuk menyelesaikan country road touring tersebut. Rute yang dilalui start dari Alun-alun Wates  menuju Sungai Serang di wilayah Kecamatan Pengasih. Dilanjutkan menuju Desa Wisata Kalibiru melintasi Pegunungan Menoreh dan finish di Wisma Sermo di kawasan obyek wisata Waduk Sermo, Kecamatan Kokap.

“Saya baru pertama ikut offroad di Kulonprogo, sangat senang. Pemandangan dan lintasannya bagus, cukup menantang,” kata Widyo Martono (37), offroader dari Sleman, Yogyakarta, yang juga mengajak istri dan kedua anaknya saat country road touring.

Menoreh 4x4 Off-Road Challenge di hari kedua ini, Minggu (15/7), dilanjutkan dengan Special Competition Stage (SCS). Kompetisi ini dibagi dalam tiga kategori yakni kelas 1000 cc, kelas under (1000-2500 cc), dan kelas upper (2500-4000 cc). Dengan penilaian meliputi kecepatan, skill, dan safety atau keselamatan.

“Ini diikuti sekitar 125 peserta. Selain dari Yogyakarta juga banyak diikuti peserta dari luar daerah seperti Semarang, Sragen, Solo, Kebumen, Pati, Surabaya, dan Bekasi. Setelah country road, para peserta menginap di Wisama Sermo, kemudian dilanjutkan SCS,” kata Ketua Panitia, Ridwan Arif.

Potensi Wisata

Menurut Arif, diselenggarakannya event ini dimaksudkan untuk mengembangkan wisata minat khusus dan mengenalkan potensi wisata daerah di DIY, khususnya Kulonprogo. Selain itu juga untuk memupuk persaudaraan antar klub jeep dan pembelajaran berkendaraan 4x4.

“Acara ini diselenggarakan oleh Indonesia Offroad Federation (IOF) Pengurus Daerah (Pengda) Yogyakarta dengan difasilitasi Dinas Pariwisata DIY dan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kulonprogo,” jelasnya.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Lestaryono, mengatakan, penyelenggaraan eventi ini akan berdampak positif pada pengembangan olahraga offroad di Kulonprogo dan pengembangan wisata minat khusus.

“Offroad sekarang makin maju dan berkembang karena perkembangan teknologi, serta makin banyak generasi muda yang menggemari,” katanya.

( Panuju Triangga / CN27 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
27 Agustus 2014 | 22:14 wib
Dibaca: 3988
image
21 Agustus 2014 | 21:49 wib
Dibaca: 4059
image
20 Agustus 2014 | 23:39 wib
Dibaca: 3957
image
13 Agustus 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 5386
image
13 Agustus 2014 | 21:23 wib
Dibaca: 4788
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER