panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Agustus 2013 | 17:37 wib
Puasa, BPN Kebut Penyelesaian 5.000 Sertifikat Prona

KARANGANYAR, suaramerdeka.com -  Meski bulan puasa dan memasuki hari raya Idul Fitri, tetapi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karanganyar tetap ngebut menyelesaikan Program Agraria Nasional (Prona), program percepatan sertifikasi tanah dari pemerintah.

Hingga awal bulan ini, BPN Karanganyar telah menyelesaikan 3.500 sertifikat atau 70% dari alokasi Prona yang diterima Kabupaten Karanganyar tahun ini, yakni 5.000 sertifikat tanah Prona.

"Untuk Prona di Karanganyar tidak ada kendala yang berarti dan kami optimis sebelum Desember semuanya bisa selesai tepat waktu  dan tepat anggaran," terang Kepala BPN Karanganyar Gunawan SH MKn tatkala ditemui Jumat (2/8).

Gunawan menjelaskan, pada 27-28 Agustus mendatang diadakan penyerahan secara simbolik sertifikat Prona tingkat nasional di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Penyerahan akan dilakukan Kepala BPN Pusat Hendarman Supandji.

Dalam kesempatan itu, akan ada 50 warga Karanganyar yang akan menjadi perwakilan menerima penyerahan secara simbolis. Mereka adalah warga Desa Jatisobo Kecamatan Jatipuro. Berbarengan dengan acara di candi Borobudur itu, di setiap kabupaten dan kota juga akan melakukan penyerahan secara simbolik sertifikat Prona. Di tingkat Kabupaten Karanganyar, penyerahan direncanakan di Kecamatan Jenawi.

"Untuk desanya kami masih berkoordinasi dengan Pemkab Karanganyar," tandas Gunawan.

Pria asal Sragen itu mengemukakan, penyerahan sertifikat Prona itu juga untuk memancing desa-desa yang pemohonnya malas melengkapi berkas. Padahal semakin cepat para pemohon melengkapi berkas persayaratannya, pihaknya juga bisa mempercepat penyelesaiannya.

"Memang ada para pemohon di desa-desa yang  tidak segera melengkapi berkas yang dibutuhkan, padahal kami sudah ngoyak-oyak tetapi tidak dikirim-kirim," tegas pria yang sebelumnya bertugas di Lampung tersebut.

Tahun ini Kabupaten Karanganyar mendapat alokasi 5.000 sertifikat Prona dari pemerintah pusat, berada di delapan kecamatan tersebar di 52 desa. Alokasi tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya 1.500 sertifikat. Yakni di Kecamatan Jatiyoso 1.000 bidang di delapan desa, Jatipuro 750 bidang (7 desa), Jenawi 1.141 bidang (8 desa), Jumapolo 700 bidang (11 desa), Kerjo 137 bidang (6 desa, Matesih 250 bidang (3 desa), Karangpandan 272 bidang (5 desa), serta Ngargoyoso 750 bidang (4 desa).

Kepala Seksi Sengketa, Konflik dan Perkara, Jodi Supraworo SH MSi menambahkan, kesadaran masyarakat Karanganyar menyertifikatkan tanah mereka cukup tinggi. Sebab dengan tanah yang sudah bersertifikat, mereka memiliki kepastian hukum hak atas tanah mereka dan menghindarkan terjadinya konflik kepemilikan tanah.

"Kesadaran masyarakat memang cukup tinggi, karena mereka tahu dan sadar kalau tanah adalah aset mereka yang harus memiliki kepastian hukum," tegas Jodi.

( Basuni Hariwoto / CN19 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Solo Terbaru
05 September 2014 | 22:45 wib
Dibaca: 8833
image
05 September 2014 | 22:00 wib
Dibaca: 8199
05 September 2014 | 18:59 wib
Dibaca: 4117
05 September 2014 | 18:18 wib
Dibaca: 529
05 September 2014 | 17:56 wib
Dibaca: 481
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER