panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 Juni 2013 | 16:28 wib
Dispendukcapil Sukoharjo Diancam Dipolisikan

SUKOHARJO, suaramerdeka.com - Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Dispendukcapil) Sukoharjo diancam akan dilaporkan ke pihak berwajib, terkait dengan dugaan pemalsuan data.

Hal tersebut terkait dengan status kependudukan Handojo, seorang terdakwa kasus pelanggaran UU ITE. Sebab ditemukan data yang janggal terkait dengan identitas terdakwa. 

Selain itu terdakwa mendapatkan status tahanan kota oleh Kejaksaan Negeri di Semarang. Padahal sebelumnya dia sudah ditahan oleh kepolisian dan dititipkan di Rutan. Sedang salah satu syarat untuk mendapatkan status tersebut harus berdomisili di Semarang.

Di samping itu ada perbedaan status dan kepindahan Handojo. Data dari Desa Gedangan, Grogol menyebutkan, Handojo yang sebelumnya beralamat di Jl Cendana Raya Gj 06 Solo Baru RT 05/03, Desa Gendangan, Grogol pindah tanggal 13 Februari 2013. 

Dia pindah di Jl Kedung Mundu Lama No.4 RT 03/04 Kelurahan Tandang, Tembalang, Kota Semarang. Namun data dari Dispendukcapil Sukoharjo menyebutkan, surat keterangan pindah Handojo ke Semarang dikeluarkan tanggal 4 Juni 2013.

Selain kejanggalan itu, pihaknya juga menemukan status KK Handojo yang sebelumnya sudah beristri dan punya satu anak, menjadi belum kawin.

"Dalam KK yang dikeluarkan Dispendukcapil tanggal 10 Agustus 2012, Handojo merupakan kepala keluarga dengan satu istri dan satu anak. Tetapi di KK yang dikeluarkan Capil tanggal 3 Juni 2013, statusnya belum kawin. Sedang KK satunya istri Handoyo yang menjadi kepala keluarga," ujar Trisno Wibowo, kuasa hukum korban kasus UU ITE.

Dia menduga, data tersebut aneh dan ada kaitannya dengan upaya untuk mendapatkan status tahanan kota. Pihaknya sendiri sempat bertanya ke Capil mengenai itu, tetapi dikatakan sudah sesuai.

"Jawabannya, Handojo ke Sukoharjo tahun 2007 sehingga statusnya masih single, sehingga KK nya belum kawin. Ini aneh, padahal anak Handojo yang di KK lama itu lahir tahun 1993," ujarnya.

Karena itu dia mengancam akan melaporkan semua pihak terkait, termasuk Dispendukcapil jika memang nanti terbukti melakukan konspirasi pemalsuan data.

( Heru Susilo / CN19 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Solo Terbaru
05 September 2014 | 22:45 wib
Dibaca: 29049
image
05 September 2014 | 22:00 wib
Dibaca: 27689
05 September 2014 | 18:59 wib
Dibaca: 7677
05 September 2014 | 18:18 wib
Dibaca: 750
05 September 2014 | 17:56 wib
Dibaca: 679
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER