panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
12 Mei 2013 | 18:16 wib
Polsek Laweyan Gerebek Salon Plus-Plus

SOLO, suaramerdeka.com - Jajaran Polsek Laweyan menggerebek Salon D'amor di Purwosari. Salon kecantikan tersebut diduga kerap memberikan layanan seksual kepada para pria hidung belang.  Informasi yang dihimpun Suara Merdeka menyebutkan, penggerebekan terjadi pada Sabtu (11/5) siang. 

Dalam penggerebekan itu, petugas polsek berhasil menangkap tujuh perempuan pekerja salon dan dua lelaki pria hidung belang. Tak hanya itu, petugas juga menemukan barang bukti berupa sembilan buah kondom bekas pakai dari dalam salon. 

Penggerebekan bermula saat petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa di salon kecantikan itu kerap terjadi praktek prostitusi terselubung. Banyak pria hidung belang datang ke salon tersebut. Fasilitas salon di sana juga tidak tampak seperti salon sesungguhnya. Salon itu tertutup tak seperti salon lainnya. Di dalam ruangansalon tidak banyak peralatan pangkas rambut. 

Malah sebaliknya, ada banyak kamar yang diduga dijadikan tempat mesum. Kapolsek Laweyan Kompol Yuswanto Ardi menjelaskan, setelah memperoleh informasi itu, jajarannya langsung melakukan penyelidikan ke lokasi. "Setelah kami intai dan kami tindaklanjuti dengan penggerebekan, ternyata benar sinformasi tersebut. Kami berhasil menangkap basah dua pasangan tidak resmi tengah berada di kamar tertutup dan lima pekerja salon yang sedang menunggu pelanggan di dalam salon. Kami juga menemukan sembilan alat kontasepsi (kondom-red) bekas pakai dari dalam salon," beber Ardi, saat dikonfirmasi, Minggu (12/5). 

Para pelaku kini terjerat tindak pidana ringan (tipiring) karena telah melanggar Perda Kota Solo No 4/2002 tentang Usaha Rekreasi dan Hiburan Umum dan harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Senin (13/5). Adapun pemilik salon, kini masih diperiksa jajarannya lebih lanjut. 

Pada Februari lalu, ulas Ardi, jajarannya juga menggerebek salon serupa, yakni Salon Sweet di Jalan Hasanudin, Badran, Purwosari. Dalam penggerebekan itu, anggotanya pun dapat menjaring enam pekerja salon dan dua lelaki yang diduga pengguna jasa esek-esek. "Saat itu, kami juga berhasil menemukan lebih dari 90 kondom baru dan belasan kondom bekas pakai dari dalam salon itu," ulas Ardi. 

Orang nomor satu di jajaran Polsek Laweyan ini berharap jika ada masyarakat mengetahui ada praktek esek-esek di sejumlah salon di wilayahnya, maka segera melaporkan. Pihaknya akan menindaklanjuti dengan melakukan penggerebekan dan penindakan. "Jika ada oknum yang menghalangi, jangan takut. Laporkan sekalian ke kami," tandas dia.

( Muhammad Nurhafid / CN19 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Solo Terbaru
05 September 2014 | 22:45 wib
Dibaca: 19484
image
05 September 2014 | 22:00 wib
Dibaca: 18592
05 September 2014 | 18:59 wib
Dibaca: 6252
05 September 2014 | 18:18 wib
Dibaca: 639
05 September 2014 | 17:56 wib
Dibaca: 584
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER