panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
29 Maret 2013 | 10:18 wib
Sensus Pertanian, BPS Bidik 1.600 Responden

SOLO, suaramerdeka.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta bakal melaksanakan Sensus Pertanian (ST) 2013 pada Mei mendatang. Sebanyak 1.600 rumah tangga (RT) menjadi responden dasar pencacahan.

Kepala BPS Toto Desanto menjelaskan, ST memiliki cakupan seluruh usaha pertanian dan jasa pertanian. Sektor pertanian yang dimaksud tidak hanya meliputi pertanian tanaman pangan, melainkan juga holtikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan.

Sensus bertujuan mendapatkan data statistik, mendapatkan kerangka sampel yang dapat dijadikan landasan pengambilan sampel untuk survei pertanian, serta memperoleh informasi populasi usaha pertanian.

"Secara umum sensus dilakukan dengan dua metode, yakni pencacahan seluruh rumah tangga dan snow ball. Namun khusus di Solo, kami hanya menggunakan metode snow ball," terang dia.

Sebanyak 1.600 RT akan menjadi responden dasar. Jumlah ini didapat dari hasil sensus penduduk pada 2010. Sebanyak 84 petugas akan dikerahkan untuk melakukan pencacahan yang dijadwalkan pada 1-31 Mei.

Petugas akan mendatangi RT yang dijadikan responden dasar. Namun sensus tidak hanya berhenti pada jumlah 1.600 ini. Selama sensus, petugas juga akan menggali informasi dari responden terkait informasi RT lain yang pendapatan utamanya bersumber dari sektor pertanian.

"Jadi jumlah responden bisa terus bertambah seperti snow ball. Namun kami perkirakan bertambahnya jumlah responden dari data awal mungkin tidak terlalu besar. Sebab Solo sendiri bukan daerah pertanian," imbuh dia.

Sesuai dengan survei potensi desa yang telah dilakukan tahun kemarin, ada enam kelurahan yang akan menjadi sasaran sensus di Solo. Antara lain, Mojosongo, Jebres, Kadipiro, serta Sumber. "Potensi pertanian yang belum kelihatan di Solo yaitu dari subsektor holtikultura," paparnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Surakarta, Weni Ekayanti mengatakan, lahan pertanian di Solo tidaklah besar, luasnya kurang dari 100 hektare. Namun keberadaan sensus ini tetap penting. Sebab output survei akan dijadikan dasar untuk pengembangan program pemerintah selanjutnya khususnya untuk sektor pertanian.

( Merawati Sunantri / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Solo Terbaru
29 Agustus 2014 | 18:28 wib
Dibaca: 93
image
29 Agustus 2014 | 16:22 wib
Dibaca: 222
29 Agustus 2014 | 15:30 wib
Dibaca: 375
29 Agustus 2014 | 14:29 wib
Dibaca: 470
29 Agustus 2014 | 13:48 wib
Dibaca: 597
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER