panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
25 Januari 2013 | 03:08 wib
Pemutakhiran Data Pemilih, PPS dan PPDP Dipusingkan Banyaknya Kode

SOLO, suaramerdeka.com - Banyaknya kode data dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk keperluan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2013, menjadi kendala tersendiri bagi Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Sebab, mereka harus menghapal 23 kode yang berbeda-beda, untuk memasukkan data pemilih hasil coklit di lapangan.

Anggota KPU Kota Surakarta Divisi Data Informasi dan Hubungan Antarlembaga Agus Sulistyo menjelaskan, proses coklit sudah memasuki pekan ketiga. "Coklit dimulai 6 Januari dan berakhir 4 Februari mendatang," katanya.

Data pemilih yang dimutakhirkan, selanjutnya diolah dan dimasukkan ke Sistem Informasi Data Pemilih (Sindi) KPU Provinsi Jateng. "Untuk memasukkan data ke sistem tersebut, harus ada kode-kode tertentu. Total ada 23 kode data. PPS yang betugas memasukkan kode, bersumber data hasil coklit yang dilakukan PPDP," jelasnya.

Kode untuk kasus per kasus, menurutnya berbeda. Agus mencontohkan, untuk calon pemilih yang sudah memenuhi syarat, kode yang diberikan adalah 01. Namun untuk calon pemilih yang belum berusia 17 tahun namun sudah menikah, kodenya 02.

"Perbedaan kode ini, yang agak menyulitkan. Sebab jika kodenya salah, datanya akan jadi keliru. Jika kodenya tidak dicantumkan, datanya tidak bisa masuk ke sistem. Jika tidak teliti, data bisa salah," ujarnya.

Ketua KPU Didik Wahyudiono menambahkan, data hasil coklit akan ditampilkan dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Jika ada kesalahan data dalam DPS, nanti ada fase perbaikan selama 14 hari, untuk mengonfirmasi dan mengoreksi kesalahan. "DPS nanti ditempel di kelurahan agar bisa diakses masyarakat. Pengumuman DPS akan dilakukan 7-9 Februari. Jika ada kesalahan, mereka bisa melapor," tandasnya.

Koreksi data, selanjutnya dimasukkan dalam Data Pemilih Tambahan (DPTb). Jika pada DPTb masih ada kesalahan juga, maka perbaikan data dilakukan di Daftar Pemilih Tambahan Perubahan (DPTP). "Jadi ada dua fase, untuk perbaikan data jika terjadi kesalahan di DPS," imbuhnya.

( Irfan Salafudin / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Solo Terbaru
25 April 2014 | 02:15 wib
Dibaca: 305
25 April 2014 | 00:52 wib
Dibaca: 276
image
25 April 2014 | 00:10 wib
Dibaca: 402
image
24 April 2014 | 22:57 wib
Dibaca: 419
24 April 2014 | 20:24 wib
Dibaca: 402
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER