panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 September 2014 | 15:30 wib
Korupsi Dana Subsidi Kemenpera
Eksepsi Ditolak, Sidang Rina Dilanjutkan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Perkara dugaan korupsi dana subsidi dari Kementerian Negara Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk proyek Griya Lawu Asri (GLA) Kabupaten Karanganyar tahun 2007 dan 2008 diputuskan berlanjut dalam persidangan.

Hal itu setelah Ketua Mejelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto menolak seluruh eksepsi atau keberatan yang diajukan terdakwa Rina Iriani Sri Ratnaningsih, mantan bupati Karanganyar.

Dalam sidang beragendakan putusan sela di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (2/9), terdakwa didampingi kuasa hukumnya, pengacara kondang OC Kaligis yang hadir langsung dari Jakarta.

"Majelis hakim berpendapat seluruh keberatan ditolak, maka majelis berkesimpulan perkara tanggal 6 Agustus 2014 atas nama Rina Iriani telah disusun sesuai ketentuan. Memerintahkan jaksa untuk melanjutkan persidangan," tegas Dwiarso yang juga baru saja dilantik menjadi Ketua Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Menurut dia, tim hakim telah membaca dan mencermati secara detail nota keberatan terdakwa. Bahwa, terdakwa beranggapan dakwaan tidak berdasar dan tidak cermat.

Jaksa juga dinilai ceroboh menggunakan bukti palsu atau fotokopi. Selain itu, jaksa dianggap mengabaikan perintah Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung (Kejagung) yang meminta penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng supaya memeriksa barang bukti ke ahli forensik.

Karena itu, pelimpahan berkas ke pengadilan semestinya menunggu penyelesaian surat forensik untuk membuktikan bukti palsu atau asli. Terkait hal tersebut, Dwiarso menegaskan, keberatan tidak beralasan hukum.

"Keabsahan bukti harus dibuktikan dalam pokok persidangan. Selain itu, bukti juga telah digunakan oleh terdakwa lain yang sudah masuk ke persidangan sehingga tidak ada error in persona (keliru subyek hukumnya) sebagaimana keberatan terhadap jaksa," ungkapnya.

OC Kaligis dalam sidang itu meminta persidangan selanjutnya beragendakan pemeriksaan saksi supaya diurutkan sesuai yang tercantum di dakwaan. Hal itu supaya timnya bisa menyiapkan pertanyaan saat membela terdakwa.

( Royce Wijaya / CN33 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 252450
05 September 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 188173
05 September 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 50100
image
05 September 2014 | 19:45 wib
Dibaca: 46626
image
05 September 2014 | 18:32 wib
Dibaca: 9043
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER