panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 Februari 2014 | 22:40 wib
Perhutani Jateng Sasar Industri Nonkayu

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Perum Perutani Jateng akan fokus mengembangkan industri nonkayu pada tahun 2014. Hal itu sesuai dengan potensi yang dimiliki dan banyaknya pasar penerima hasil produksi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Perencanaan danPengembangan Perusahaan Perum Perhutani Divisi Regional Jateng, Widianto seusai menghadiri sertijab tiga administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) perhutani di Pendopo Pemkab Grobogan, Kamis (13/2).

Widianto menjelaskan fokus pengembangan akan dimulai dengan pemisahan struktur organisasi dalam waktu dekat. Unit pengelolaan akan diganti dengan divisi regional untuk pengembangan usaha.

"Kalau Jawa Barat memang fokus ke pengembangan tempat wisata di daerah milik Perhutani. Mereka memiliki kondisi alam yang mendukung. Tapi kalau Jateng tidak. Kami fokus ke industri nonkayu," kata Widianto.

Industri yang ia maksud adalah industri olahan dari hasil produksi pohon yang ada di lahan milik Perhutani di Jateng. Diantaranya pengolahan getah pinus, minyak kayu putih sampai produksi cat. Untuk itu, katanya, Perhutani Jateng menargetkan memiliki 20 rbu hektare lahan pinus produktif.

Untuk pengelolaan, selain menyiapkan teknologi, pihaknya tetap bekerjasama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). "Kemitraan dengan LMDH merupakan prinsip. Jadi Perhutani dan masyarakat sama-sama memperoleh keuntungan," kata Widianto.

Masyarakat sekitar hutan bisa ikut memanfaatkan sela-sela pepohonan untuk tanaman palawija atau empon-empon. Di Grobogan, pada 2012 ada 4.000 hektare lahan dengan hasil Rp 40 miliar dan tahun 2013 ada 2.500 hektare dengan hasil Rp 22 miliar.

Dalam sertijab tersebut, Administratur (Adm) KPH Pati Prihono Mardi kini menjabat sebagai Adm KPH Purwodadi. Pejabat lama, Gunawan Catur, kini menjadi Adm KPH Gundih.

Sementara Roberto P Esdyanto yang sebelumnya menjabat Adm Gundih kini menjadi Kepala biro analisa kebijakan dan penggunaan kawasan Kantor Pusat.

( Hanung Soekendro / CN39 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 18830
05 September 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 10603
05 September 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 5016
image
05 September 2014 | 19:45 wib
Dibaca: 5417
image
05 September 2014 | 18:32 wib
Dibaca: 1464
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER