panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 Desember 2013 | 18:55 wib
"Charity: The Long Journey", Peduli Kanker dan HIV/AIDS
image

SHARING BERSAMA: Indi "Sugar", tokoh asli dalam film "MIKA" sekaligus penulis buku "Waktu Aku Sama Mika" berbagi pengalaman dan cerita. (suaramerdeka.com/Marlin)

AIESEC Local Committee Universitas Diponegoro Semarang mengadakan sebuah acara "Charity: The Long Journey". "The long Journey" merupakan acara puncak sekaligus penutupan dari rangkaian acara ROAR+ Project. Acara yang bertujuan mengajak para pemuda di Semarang untuk turut perduli dan sadar akan bahaya HIV/AIDS yang saat ini sangat dekat dengan anak muda, diisi dengan kegiatan menonton film dan sharing bersama tokoh asli dalam film "MIKA" sekaligus penulis buku "Waktu Aku Sama Mika", Indi "Sugar".

Film "Mika" merupakan film yang terinspirasi dari kisah nyata milik Indi dan Mika. Cinta antara pria penderita HIV dan gadis penderita Skoliosis.

Dalam diskusi yang dilakukan setelah pemutaran film bersama tersebut, Indi menjelaskan hal-hal terkait film "Mika" dan buku "Waktu Aku Sama Mika". Selain itu, Indi juga menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar buku dan film tersebut, bahkan hingga ranah pribadi Indi sendiri.

Salah satu penanya, Yusuf, menanyakan perihal ketiadaan foto asli Mika dan Indi dalam film "Mika". Indi yang saat itu mengenakan dress rancangannya sendiri dengan tersenyum menjawab pertanyaan tersebut. "Karena dengan seiring keluarnya buku, kemudian disusul film tentang Mika, banyak orang yang penasaran dengan Mika. Dan itu ngebuat Mama Mika protes ke aku, karena beliau merasa terganggu. Orang pun akhirnya mulai membandingkan sosok Mika dengan Vino G (pemeran Mika dalam film 'Mika', red). Padahal film itu dibuat untuk menyebarkan spirit Mika. Makanya kenapa di film itu ditulis "terinspirasi dari kisah Indi dan Mika," ujar Indi menjelaskan.

Acara yang dipenuhi anak-anak muda yang sebagian besar mahasiswa tersebut juga menampilkan paduan suara dari PSM Undip.

Salah satu panitia, yang merupakan koordinator program, Putri mengatakan, bahwa acara yang merupakan bagian dari rangkaian acara yang telah berlangsung sejak bulan September ini diharapkan agar orang lebih peduli, terbuka dan mengerti tentang HIV/AIDS dan Kanker. "Bukan malah menjauhi orang-orangnya, tapi malah mendekati penyakitnya. Kayak orang HIV dijauhin tapi kerjaannya ngerokok, clubbing, dan segala macem. Orangnya sih gakpapa sebenernya, tapi gaya hidup yang seperti itu yang harus dijauhin. Sedangkan sekarang malah kebalik, orangnya dijauhin, gaya hidupnya diikutin."

Acara "Charity: The Long Journey" juga sebagai sarana penggalangan dana untuk membantu pasien kanker di Semarang. Keuntungan acara ini disalurkan melalui Cancer Information and Suporting Center (CISC).

( Marlin / CN38 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 252450
05 September 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 188173
05 September 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 50100
image
05 September 2014 | 19:45 wib
Dibaca: 46626
image
05 September 2014 | 18:32 wib
Dibaca: 9043
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER