panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
12 Oktober 2013 | 16:50 wib
Tumpeng Raksasa dari 400 Ekor Ayam, Kreasi FPP Undip
.

SEMARANG, suaramerdeka.com - Mewarnai rangkaian dies natalis ke 56 dan pengenalan lingkungan kampus untuk mahasiswa baru, Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip menggelar Festival Agriculture 2013, Kamis-Minggu (10-13/10). Puncak festival ditandai dengan pembuatan sebuah tumpeng raksasa dengan olahan 400 ekor ayam kampung, Sabtu (12/10).

Memasak ratusan ayam yang disembelih secara higines di RPH Penggaron, sivitas akademika mendapat bantuan dari pihak Kodam IV/ Diponegoro.

"Kami sangat berterimakasih terhadap kepedulian Kodam IV/ Diponegoro yang telah rela menerjunkan prajuritnya ke Kampus  Undip. Mereka datang pada hari Jumat malam dengan membawa peralatan memasak sedemikian komplet. Mengolah ayam untuk dibikin masakan opor dilengkapi nasi tumpeng sebanyak ini butuh waktu 10 jam non stop," terang Dekan FPP Prof V Priyo Bintoro didampingi Pembantu Dekan III Bambang Soliestyanto PhD di kampus Tembalang.

"Tanpa mendapat bantuan personel Kodam, sulit rasanya mahasiswa dan dosen bisa memasak 400 ekor ayam dalam waktu singkat," tambahnya.

Lebih lebih, tingkat keawetan daging ayam terbatas sehingga apabila mengolahnya menunggu waktu lama dipastikan akan membusuk. Keberadaan personel Kodam yang rela lembur hingga dini hari menjadikan masakan cepat terselesaikan.

Chief Dwi Susanto ahli masak berpengalaman ditunjuk sebagai koordinator menciptakan cita rasa masakan yang menggugah selera.

Empat ratus ekor ayam yang sudah matang kemudian disusun membentuk tumpeng setinggi 1,2 meter. Ayam disusun dengan cara melingkar semakin mengerucut keatas menyesuaikan bentuk tumpeng.

Priyo menambahkan ayam yang diolah sepenuhnya milik mahasiswa. Ayam dipelihara semenjak menetas hingga dewasa kemudian disembelih. Daging ayam di makan bersama-sama sekaligus sehubungan kampanye gemar makan daging ayam kampung.

Pembantu Dekan Bambang Soliestyanto menambahkan, rangkaian festival agriculture ini menjadi pilihan FPP menyambut mahasiswa baru. Fakultas yang jumlah mahasiswanya terus meningkat ini lebih memilih kegiatan festival untuk menghindari praktik perploncoan selama berlangsungnya masa orientasi.

Aktivitas para mahasiswa senior yang sibuk selama beberapa pekan mempersiapkan segala sesuatunya menyambut festival akan menjauhkan mereka dari praktik-praktik superioritas.

Tak cukup menciptakan tumpeng ayam, festival agriculture juga diisi lomba karya tulis ilmiah (LKTI) antarsiswa SLTA, penanaman pohon perkerasan, lomba burung berkicau hingga lomba ayam ketawa.

( Hari Santoso / CN33 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
Index Berita
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 15621
05 September 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 8364
05 September 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 4386
image
05 September 2014 | 19:45 wib
Dibaca: 4715
image
05 September 2014 | 18:32 wib
Dibaca: 1378
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER