panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
19 September 2013 | 05:13 wib
Tersangka Korupsi PDAM Purwodadi Ditahan


GROBOGAN, suaramerdeka.com
- Setelah melakukan pemeriksaan, kejaksaan Negeri (Kejari) Purwodadi akhirnya menahan Abdurrahman Indragiri (45). Pejabat bagian pengadaan yang kini dimutasi menjadi staf PDAM Unit Kecamatan Penawangan itu dinilai telah merugikan Perusda sebesar Rp 53 juta.

Kasi Intel Kejari Purwodadi sekaligus Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suryadi mengatakan penahanan akan ditindaklanjuti dengan pelimpahan berkas ke Pengadilan Tipikor Semarang. “Tersangka kami titipkan di Rutan Purwodadi. Untuk pelimpahan berkas pekan depan. Mungkin hari Selasa atau Rabu,” kata Suryadi, Rabu (18/9).

Indra dijerat dengan dakwaan berlapis. Dakwaan Primair Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 64 ayat 1 KUHP. Ancaman hukuman penjara minimal satu tahun dan maksimal 20 tahun serta denda minimal Rp 50 juta dan maksimal Rp 1 miliar.

Dakwaan subsidair Pasal 8 jo pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 64 ayat 1 KUHP. Ancaman hukumannya minimal tiga tahun penjara dan maksimal 15 tahun serta denda minimal Rp 150 juta dan maksimal Rp 750 juta.

Terungkapnya kasus berawal ketika dilakukan audit internal rutin tahunan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Anggaran ABPD 2011 senilai Rp 1,2 miliar yang semestinya dibelanjakan barang polyacid chloride (PAC) dan aksesoris tidak sesuai dengan realisasi.

“Dari nominal itu, Rp 53 juta tidak bisa dipertanggungjawabkan,” lanjut Suryadi.

Indragiri sendiri mengaku lelah dengan status tersangka. Dirinya ingin proses persidangan segera mulai. “Saya capek dengan proses ini. Segera sidang lebih baik. Kalau salah ya tinggal jalani vonis. Kalau tidak salah ya bebas,” kata Indra.

Menanggapi hal itu, Direktur PDAM Grobogan Ady Setyawan mengaku kaget dan prihatin anak buahnya ditahan. “Selaku Direktur PDAM saya ikut bertanggungjawab. Tetapi kasus tersebut muncul sebelum saya menjabat,” kata Ady yang sebelumnya juga dijadikan saksi.

( Hanung Soekendro / CN39 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 16049
05 September 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 8680
05 September 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 4466
image
05 September 2014 | 19:45 wib
Dibaca: 4807
image
05 September 2014 | 18:32 wib
Dibaca: 1388
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER