panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 September 2013 | 14:20 wib
Ujian Tulis PLPG PAI Mengacu Kurikulum 2013

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ujian tulis nasional peserta pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mengacu pada materi Kurikulum 2013. Sebanyak 750 guru PAI di sekolah menjalani ujian tersebut di bawah naungan LPTK Rayon 206 IAIN Walisongo Semarang di lima lokasi, Rabu (18/9).

Mereka mengerjakan ujian tulis nasional (UTN) dan ujian tulis lokal (UTL) menyebar di sejumlah lokasi seperti, Hotel Siliwangi, Hotel Candi Indah, Balai Diklat Provinsi, Balatkop UMKM dan Hotel Lodging Solo. UTN dan UTL merupakan ujian wajib yang harus dilaksanakan seluruh peserta PLPG untuk menentukan kelulusan.

Adapun materi yang diujikan adalah seputar mata diklat PLPG 2013 yang meliputi profesionalisme guru, strategi implementasi kurikulum 2013, materi pedagogis pembelajaran di kelas dan konten materi pendidikan agama Islam dari SD sampai SMA.

"Guru yang ikut PLPG akan dinyatakan lulus ujian tulis jika mendapatkan nilai sekurang-kurangnya 60," ungkap Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Walisongo, Drs H Shodiq Abdullah MAg.

Sebelum ujian tulis, lanjut dia, para guru yang ikut PLPG ini juga telah mengikuti ujian praktik pembelajaran (UPP) dengan praktik mengajar dua kali. "Ketika ujian praktik, guru wajib menggunakan standart rencana pembelajaran berbasis kurikulum 2013. Sedangkan terkait soal ujian dan penentuan kelulusan peserta akan ditentukan dalam sidang yudisium secara nasional," katanya.

Selama proses sertifikasi tersebut guru juga diwajibkan menggunakan strategi pembelajaran aktif yang membuat siswa tidak bosan belajar serta menanamkan nilai pendidikan karakter. Kalau masih menggunakan pembelajaran konvensional dan tidak sesuai kurikulum 2013 kemungkinan akan mengulang pada ujian praktik.

Shodiq berharap, semua guru yang telah ikut PLPG dapat memanfaatkan pengembangan sikap profesional ketika kembali ke sekolah masing-masing. "Negara sudah memberikan tunjangan profesi bagi guru dengan biaya yang sangat besar, jangan sampai gurunya tidak meningkatkan prefesionalitas dalam mengajar" pungkasnya.

( Anggun Puspita / CN33 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 39901
05 September 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 27043
05 September 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 7908
image
05 September 2014 | 19:45 wib
Dibaca: 8394
image
05 September 2014 | 18:32 wib
Dibaca: 1892
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER