panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
31 Juli 2013 | 02:51 wib
Instalasi Listrik Wajib Miliki SLO

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kebutuhan pemakaian listrik yang makin meningkat setiap hari, baik pemasangan baru bertegangan rendah berdaya listrik 450VA hingga 197 KVA, diperlukan perlindungan yang semakin baik pula.

Perlindungan ini sesuai amanat UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan dan Peraturan Pemerintah No 14 tahun 2012 tentang kegiatan usaha penyediaan tenaga listrik, maka instalasi listrik yang beroperasi wajib memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO).

Kepala Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Jateng, Teguh Dwi Paryono menuturkan, untuk melindungi keamanan instalasi tegang rendah milik konsumen, maka pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Perkumpulan Perlindungan Instalasi Listrik Nasional (PPILN) sebagai Lembaga Inspeksi Teknik untuk Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik Tegangan Rendah. Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No 0994 K/20/MEM/2012 tanggal 16 Maret 2012.

"Pertumbuhan kelistrikan saat ini semakin meningkat. Oleh sebab itu perlu diimbangi perlindungan keamanan instalasi listrik yang cepat dan tepat," katanya usai buka bersama jajaran PT PLN Distribusi Jateng-DIY di Gumaya Tower Hotel Semarang, belum lama ini.

Menurut Teguh, lembaga semacam ini sekarang sudah ada dua, yang pertama adalah Konsuil yang ditetapkan oleh Pemerintah pada 2005. Untuk mewujudkan pelayanan yang sempurna dalam upaya pemerataan pelayanan yang baik di bidang SLO, maka pemerintah memandang perlu untuk menetapkan lembaga yang kedua yaitu PPILN. Lembaga inspeksi instalasi listrik ini ditetapkan oleh pemerintah karena manfaat dan fungsi yang cukup penting untuk konsumen pelanggan listrik.

"Lembaga ini melakukan inspeksi terhadap instalasi listrik milik konsumen. Hal ini untuk mengetahui kesesuaian standar baik pemasangan instalasi maupun material yang dipasang untuk direkomendasikan menjadi SLO," paparnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, bahwa SLO bertujuan dalam upaya mewujudkan keamanan dan kesesuaian standar instalasi listrik milik konsumen pelanggan listrik tersebut. Selama ini PPILN yang usia operasionalnya masih baru sudah memberikan dampak positif bagi perkembangan pelayanan (SLO). Khususnya untuk konsumen pemanfaatan tenaga listrik tegangan rendah.

Sementara itu, Ketua Umum PPILN, Edy Sayudi, mengatakan terwujudnya pelayanan yang baik dari kedua lembaga tersebut tidak lepas dari kemitraan yang terjalin secara baik antara instansi yang tergabung dalam Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia dan sinergitas dengan PT PLN Distribusi Jateng-DIY dalam rangka mengantisipasi percepatan pelayanan pemerataan kelistrikan di Indonesia.

( Fista Novianti / CN39 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 7701
05 September 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 3986
05 September 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 2576
image
05 September 2014 | 19:45 wib
Dibaca: 2781
image
05 September 2014 | 18:32 wib
Dibaca: 1168
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER