panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
24 Juni 2013 | 19:50 wib
Perda Diharapkan Atur Diskriminasi Lansia

SEMARANG, suaramerdeka.com - Selain diharapkan segera digedok, Perda Lansia juga diminta mengatur adanya diskriminasi pada lansia khususnya perempuan. Adanya peraturan yang jelas dan mengikat dinilai akan ikut memberikan pengayoman pada lansia perempuan.

Ketua Jaringan Peduli Perempuan dan Anak (JPPA) Jateng Agnes Widanti mengatakan dalam tiga tahun terakhir pihaknya menerima laporan 13 perkara yang merugikan lansia. Dimana 12 diantaranya ditujukan pada lansia perempuan.

"Mereka anak-anak yang memiliki orang tua lansia, tidak fokus merawat orang tuanya tapi malah berebut warisan. Ada juga yang mempengaruhi orang tua menjual harta bendanya. Dan bahkan ada yang tiba-tiba aset-aset orang tua sudah diatasnamakan anak," kata Agnes pada diskusi lansia di Hotel Dafam Semarang, Senin (24/6).

Menurutnya, diskriminasi ini adalah bentuk stereotype yang dimiliki oleh anak-anak generasi saat ini. Untuk mencegahnya, lanjut Guru Besar Unika Soegijapranata ini, maka salah satu caranya dengan memasukkan aturan diskriminasi dalam satu pasal tersendiri. Termasuk sangksi-sanksinya.

Wakil Gubernur sekaligus Ketua Komisi Daerah (Komda) Lansia Jateng Rustriningsih Rustriningsih mengatakan, masukan-masukan seperti itu sangat penting guna penyempurnaan draft. Selain soal diskriminasi, pihaknya juga menerima masukan adanya diskon bagi lansia yang akan menggunakan fasilitas umum, misalnya bus maupun tempat-tempat wisata. Hal itu akan diatur dalam perda dan sifatnya mengikat.

Lebih dari itu Rustri berharap Perda segera disahkan. Pasalnya Perda lansia di tingkat provinsi akan menjadi acuan pembuatan perda lansia di tingkat kabupaten/kota. Perda juga menjadi sandaran hukum saat Komda Lansia mengajukan dana yang cukup besar.

"Selama ini tugas Komda masih terbatas. Jika ada Perda, akan lebih leluasa. Sering kali didorong utnuk pendanaan yang besar. Namun itu sulit dilakukan jika tidak ada aturan yang mendukung," kata Rustri.

Sementara itu Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng Sri Maryuni mengatakan nantinya akan ada pasal tentang hak-hak dan perlindungan lansia. Namun untuk persoalan diskriminasi tidak bisa dibahas secara detail.

Dikatakannya, pembahasan dan hearing sudah dilakukan, diharapkan Perda Lansia akan selesai dibahas dan digedok pada akhir Juli atau awal Agustus. Sementara untuk dana, anggaran tahun depan tidak berbeda jauh dengan anggaran tahun 2012 yakni Rp 800 juta. Anggaran akan lebih banyak dimanfaatkan untuk fasilitasi lansia dalam bentuk pemberian ketrampilan, kesehatan maupun santunan.

( Hanung Soekendro / CN38 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 41780
05 September 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 28477
05 September 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 8137
image
05 September 2014 | 19:45 wib
Dibaca: 8620
image
05 September 2014 | 18:32 wib
Dibaca: 1920
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER