panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 Juni 2013 | 21:28 wib
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1434 H Selasa 9 Juli

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah siap menjalankan maklumat PP Muhammadiyah bahwa Organisasi Islam Muhammadiyah memutuskan awal puasa 1 Ramadan 1434 H akan jatuh Selasa (9/7). Keputusan ini berdasarkan hasil hisab yang dilakukan PP Muhammadiyah.

Muhammadiyah juga menentukan, 1 Syawal 1434 H atau Idulfitri akan jatuh pada Kamis (8/8). Penentuan tanggal tersebut kemungkinan akan berbeda dengan keputusan pemerintah. Jadi warga Muhammadiyah, akan mengawali puasa satu hari lebih awal dari yang ditetapkan pemerintah, keputusan tersebut berdasarkan pertimbangan keagamaan murni dan tak ada unsur politik.

''Kalau pertimbangan politik keagamaan, tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah tidak perlu mempersoalkan perbedaan penetapan awal Ramadan Muhammadiyah ini. Sebab, pemerintah mestinya hanya mengurusi kapan hari libur awal puasa dan libur Lebaran, bukan aspek agamanya,'' kata Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang AM Juma'i.

PP Muhammadiyah tidak akan mengikuti Sidang Isbat Kementerian Agama RI, karena sudah dipastikan akan kalah suara dalam menentukan awal puasa. Alasan lain, Muhammadiyah ingin menjaga hati umat. Berkaitan dengan penentuan awal Ramadhan itu, Oman Fathurohman dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, menjelaskan, penentuan awal Ramadan dan 1 Syawal tahun ini didasarkan atas hasil hisab yang dilakukan timnya.

Berdasarkan hasil hisab tersebut, ijtimak menjelang Ramadan 1434 H terjadi pada Senin Pon, 8 Juli 2013 M pukul 14:15:55 WIB. ''Pada saat itu, tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta dan hilal sudah wujud," katanya.

Saat matahari terbenam pada tanggal tersebut, tambanya, di sebagian wilayah barat Indonesia hilal sudah terwujud dan di sebagian wilayah timur Indonesia belum.

"Dengan begitu, garis batas wujudul hilal melewati Indonesia dan membagi wilayah Indonesia menjadi dua. Maka Muhammadiyah Kota Semarang melalui kegiatan syiar Ramadhan sudah menyusun berbagai acara karnafal, Ramadhan for kid, tarawih keliling, tablig akbar, buka bersama dengan anak yatim dan kaum duafa, i'tikaf." jelasnya.

( Muhammad Syukron / CN34 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 40197
05 September 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 27248
05 September 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 7959
image
05 September 2014 | 19:45 wib
Dibaca: 8445
image
05 September 2014 | 18:32 wib
Dibaca: 1892
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER