panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 Juni 2013 | 17:10 wib
UN SD Kota Semarang, Satu Siswa MI Tak Lulus

SEMARANG, suaramerdeka.com - Hasil ujian nasional (UN) SD tingkat Kota Semarang resmi  diumumkan Sabtu (8/6),  pukul 10.00.  Sebanyak   23.394  siswa SD,   2.165  siswa  Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta  delapan siswa dari SDLB  mengikuti pelaksanaan ujian Senin (6/5) hingga Rabu (8/5) lalu.   

Namun dalam tes  mengukur  kompetensi pendidikan dasar itu,  satu siswa dinyatakan tak lulus. ‘’Ada satu siswa dari madrasah ibtidaiyah (MI) yang belum berhasil  lulus tahun ini.  Selebihnya,  ulus sedangkan  siswa yang tak  lulus itu, diketahui  tidak mengikuti ujian di hari ketiga,’’ tutur Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang H Bunyamin, Sabtu (8/6).  

Kendati terdapat  siswa yang tinggal kelas  namun prosentase  masih tinggi. Menurut   Ketua Penyelenggara UN Kota Semarang Taufik Hidayat  prosentase kelulusan siswa di Kota Loempia masih  mencapai 99,9  persen.  

Kondisi itu tak terpaut jauh dari tahun lalu ketika kelulusan mencapai 100 persen. Dia mengakui, satu siswa tak lulus lantaran UN, karena ta sepenuhnya bisa  mengikuti ujian. Siswa tersebut hanya mengerjakan tes selama dua hari dari ketentuan tiga hari. 

Taufik  menambahkan sebanyak 25.578 siswa  terdaftar dalam UN 2013. Namun beragam sebab menjadikan UN hanya diikuti oleh 25.569 pelajar.  

Dari jumlah itu pelajar  lulus sebanyak 25.568 orang,  dengan satu di antaranya mengulang. Kabid Dikdasmen Dinas Pendidikan Kota Semarang tersebut sekaligus menyatakan tiga mata pelajaran yang dikerjakan dalam UN mencakup Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. 

Nilai maksimal mapel Bahasa Indonesia adalah 10, matematika 10 adapun IPA hanya 9,75.   Nilai  itu kemudian dirata rata untuk se Kota Semarang Bahasa Indonesia 8,17,  Matematika 6,18  dan IPA 6,47.

Namun tak kalah penting rata-rata perolehan NEM di tempat ini 21, 33  atau 7,11 untuk setiap mapel.  Angka ini bisa menjadi pertimbangan orang tua siswa yang akan mendaftarkan putra putri mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.  

Sebagaimana diketahui kendati perwal untuk penerimaan peserta didik (PPD) di sekolah negeri  belum terbit namun mengemuka wacana NEM untuk syarat masuk SLTP/ SLTA sederajad. 

Taufik juga menyatakan bagi wali murid yang membutuhkan surat keterangan hasil ujian nasional  sementara (SKHUNS)  untuk mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi bisa langsung mengambil di masing masing sekolah.  

Pascapengumuman UN SD, pihaknya memang telah berkoordinasi dengan semua sekolah supaya bisa menerbitkan SKHUNS. Sebab apabila menunggu SKHUN asli belum bisa ditentukan waktunya.  Supaya orang tua atau siswa tidak merasa dipersulit bisa mendapat  SKHUNS  yang bisa digunakan sambil menunggu SKHUN terbit. 

Sementara itu dalam UN SD tahun ini,  SD Supriyadi   Pedurungan menempati posisi teratas peringkat 10  besar UN SD.  Sekolah itu mendapat nilai rata rata tiga mapel mencapai  26,41 tahun ini.  

Berikutnya,  disusul SD Purwoyoso 02   Ngaliyan dengan nilai rata rata  26,2  dan  SD Tlogosari Kulon 03  Pedurungan  26,27 di  kursi tiga besar.  (Hari Santoso)

( Hari Santoso / CN19 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
29 Agustus 2014 | 20:43 wib
Dibaca: 94
29 Agustus 2014 | 20:02 wib
Dibaca: 131
image
29 Agustus 2014 | 18:01 wib
Dibaca: 268
image
29 Agustus 2014 | 16:59 wib
Dibaca: 324
29 Agustus 2014 | 13:35 wib
Dibaca: 498
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
14 Agustus 2014 | 15:50 wib
15 Agustus 2014 | 15:18 wib
12 Agustus 2014 | 04:05 wib
01 Agustus 2014 | 10:34 wib
FOOTER