panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 Juni 2013 | 03:23 wib
Lolos 12 Besar Capaian Terbaik PSIS Sejak Degradasi

KOMPETISI Divisi Utama PT Liga Indonesia (PT LI) musim ini boleh saja menyisakan empat pertandingan lagi bagi PSIS. Namun tim kebanggaan warga Kota Semarang itu telah memastikan tiket 12 besar usai mengalahkan Persitema 2-0 di Stadion Jatidiri, Rabu (5/6).

Tambahan tiga poin memperkokoh PSIS di posisi kedua dengan 28 poin. Menempel ketat PSCS Cilacap di puncak Grup II  dengan 30 poin. Keduanya telah memastikan tiket ke-12 besar. Adapun Persikabo Kabupaten Bogor di posisi ketiga masih harus bersaing dengan Persiku Kudus dan Persitara Jakarta Utara untuk memperebutkan satu tiket tersisa.

Sesuai aturan PT LI, tiga tim dari Grup II berhak melaju ke-12 besar untuk bersaing kembali mendapatkan tiket promosi ke Indonesia Super League (ISL). Nantinya, mereka akan dibagi kembali menjadi tiga grup. Bersaing dengan tim-tim terbaik dari empat grup lain yang tengah bertanding.

''Satu tahap telah kami lalui. Kini kami akan memasuki tahap berikutnya. Sedari awal kami menargetkan dapat promosi ke (ISL), karenanya perjuangan kami belum berakhir. Tidak ada keraguan sedikitpun dengan tim yang kami bentuk, karenanya kami optimistis dapat melakukannya,'' kata General Manager PSIS Ferdinand Hindiarto.

Menengok ke belakang,  lolos 12 besar adalah capaian terbaik Laskar Mahesa Jenar sejak terdegradasi dari ISL pada musim 2008/2009 lalu. Bagaimana tidak, mulai musim 2009/2010 hingga 2011/2012, PSIS hanya mampu bertahan di kasta kedua. Sebagai juara perserikatan 1987 dan Liga Indonesia 1998/1999, tim ini seperti kehilangan taringnya.

Pada periode tersebut, lima pelatih telah mencoba mengeluarkan semua kemampuannya untuk mengembalikan ke kasta tertinggi. Para allenator itu adalah Ahmad Muhariah, M Dofir, Hanafing, Bonggo Pribadi, Edy Paryono dan Gusnul Yakin. Namun usaha yang dilakukan para arsitek itu belum membuahkan hasil.

Baru musim ini, di bawah arahan Firmandoyo tim berlogo Tugumuda mulai menampakkan sinarnya. Hal ini di luar dugaan, pasalnya pelatih kelahiran Semarang, 24 Desember 1960 itu hanya mengantongi lisensi B. Berkat dukungan dari manajemen dan pemilihan pemain serta racikan tim yang tepat, Firmandoyo mampu membuat PSIS bertaji.

Saat ini, euforia sesaat boleh saja dirasakan. Akan tetapi perjuaan tim yang dicintai Panser Biru, Snex dan warga Kota Lunpia itu belum berakhir. Persaingan di 12 besar akan lebih berat dibandingkan sebelumnya. Dengan ambisi yang sama, tim-tim lain siap menjegal laju Imral ''Korea'' Usman cs.

Persisko Tanjabbar (Grup I), PSCS (Grup II), Persebaya (Grup III), Perserui Serui (Grup IV), Persik Kediri (Grup V) dan PSMP Mojokerto Putra (Grup V) adalah tim-tim yang juga telah memastikan tiket 12 besar. PSIS pun akan berada satu grup dengan satu atau dua dari mereka di 12 besar.

''Persaingan akan lebih ketat di babak berikutnya. Banyak tim besar dengan sejarah panjang bertarung di sana. Seperti Persik dan Persebaya yang sama-sama pernah menjuarai Liga Indonesia. Ini akan menjadi pertempuran menarik,'' tandas Kapten Tim PSIS Imral ''Korea'' Usman.

( Hendra Setiawan / CN34 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
28 Agustus 2014 | 15:43 wib
Dibaca: 148
image
28 Agustus 2014 | 12:14 wib
Dibaca: 399
28 Agustus 2014 | 08:10 wib
Dibaca: 415
28 Agustus 2014 | 07:00 wib
Dibaca: 668
28 Agustus 2014 | 06:20 wib
Dibaca: 738
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
14 Agustus 2014 | 15:50 wib
15 Agustus 2014 | 15:18 wib
12 Agustus 2014 | 04:05 wib
01 Agustus 2014 | 10:34 wib
FOOTER