panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
22 Mei 2013 | 00:21 wib
MUI : Tempat Hiburan, Prostitusi Terselubung

UNGARAN, suaramerdeka.com - Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Semarang, Zainal Mutaqi SAg mengaku prihatin dengan keberadaan tempat ibadah yang terkepung sejumlah tempat hiburan di kawasan wisata Bandungan, Kabupaten Semarang. Pernyataan tersebut disampaikan Mutaqi saat dihubungi wartawan, Selasa (21/5) siang.

Terkait sorotan warga dan Takmir Masjid Jamik An Nur Bandungan beberapa waktu lalu yang meminta ketegasan Pemkab Semarang untuk memeriksa dan meninjau kembali izin mendirikan bangunan (IMB) Hotel Citra Dewi yang berlokasi di Lingkungan Kaumansari, Bandungan, pihak MUI Kabupaten Semarang pun menyatakan sikap mendesak Pemkab Semarang untuk lebih dari sekadar penghentian pekerjaan pembangunan saja.

"Warga berhak beribadah dengan khusyuk dan nyaman, jadi Pemkab Semarang harusnya juga memahami kepentingan warganya," tegasnya.

Menurut dia, sudah bukan rahasia umum lagi bila keberadaan tempat hiburan termasuk hotel dan karaoke juga telah menjadi 'sarang' prostitusi terselubung. "Perlu ketegasan dari Pemkab termasuk instansi terkait dan aparat yang berwenang untuk menertibkan hotel dan karaoke di kawasan wisata Bandungan. Secara garis besar, dalam syariat bangunan lebih tinggi dari masjid tidak dibenarkan," tandasnya.

Meski demikian, lanjutnya, karena bangunan tempat ibadah saat ini mayoritas berada di tengah lingkungan sosial yang majemuk, pihaknya menyarankan agar permasalahan yang ada dikembalikan lagi kepada kepatutan serta toleransi.

"Ketentuan yang mengatur persoalan-persoalan seperti ini masih rancu, meski demikian saya menyarankan agar lebih mengutamakan aturan mana yang harus diprioritaskan. Pasalnya belum semua produk hukum yang berlaku dapat mengakomodasi semua ketentuan serta aturan yang bersumber dari syariat," lanjutnya.

Ditemui terpisah, pemilik Hotel Citra Dewi, Andi Sukamto (55) sempat mengelak kalau dirinya disebut sebagai pemilik baru Hotel Pura Anda yang rencananya akan dibangun hotel dan tempat hiburan itu.

"Pemilik dahulu (Hotel Pura Anda-red) bangkrut, yang membeli sebenarnya bukan saya tetapi AU. Posisi saya hanya pengawas saja, jika sudah jadi nantinya hotel ini akan bernama Citra Putri bukan Citra Dewi. Izinnya ada ini saya bawa, memang perpanjangan izinnya belum ada dikarenakan pemiliknya duhulu tidak pernah mengurusnya. Saya berencana akan mengajukan izin hotel berbintang, namun izinnya belum keluar," ujarnya.

Disinggung adanya sorotan dari warga Lingkungan Kaumansari, Bandungan, pihaknya menilai hal itu lebih mengarah pada persaingan bisnis.

"Kami hanya membangun hotel, bukan karaoke. Sehingga tidak menganggu, terlebih lokasinya tidak bersebelahan langsung dengan bangunan masjid. Kalau tetap tidak diizinkan, saya akan bikin peternakan ayam atau babi saja," kata Sukamto.

Pantauan di lapangan, sampai Selasa (21/5) siang, sejumlah pekerja masih beraktivitas di lokasi proyek pembangunan. Mereka terlihat tengah memasang kerangka besi untuk keperluan pengecoran. Seperti diketahui, Kepala Kantor Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (KPMPT) Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro sebelumnya menyatakan pembangunan Hotel dan Karaoke Citra Dewi belum mengantongi izin. Pihaknya sudah melayangkan surat teguran, hanya saja tidak lama berselang, pemilik protes dengan alasan pihaknya sudah terlanjur memperkerjakan pekerja untuk membangun.

( Ranin Agung / CN39 / SMNetwork )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
01 September 2014 | 18:14 wib
Dibaca: 22
01 September 2014 | 17:47 wib
Dibaca: 163
image
01 September 2014 | 16:00 wib
Dibaca: 261
01 September 2014 | 15:51 wib
Menjelang Rekrutmen PNS
Pengurusan SKCK Meningkat 100 Persen
Dibaca: 341
01 September 2014 | 15:21 wib
Dibaca: 323
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 September 2014 | 00:59 wib
01 September 2014 | 02:29 wib
01 September 2014 | 14:26 wib
01 September 2014 | 08:04 wib
01 September 2014 | 04:55 wib
FOOTER