panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
07 Mei 2013 | 06:37 wib
Diduga Jadi Suporter, 39 Siswa Bolos UN

SEMARANG, suaramerdeka.com - Diduga karena tertahan dalam insiden bentrok suporter PSIS dan warga Godong Kabupaten Grobogan, Senin (6/5), sebanyak 39 siswa SD tak bisa mengikuti ujian nasional (UN). Hanya saja, data yang didapat dari Dinas Pendidikan Kota Semarang itu masih data keseluruhan, belum ada rincian tentang siswa bolos akibat tertahan di Godong.

"Di hari pertama UN SD/MI memang ada 39 siswa yang tidak hadir. Ada yang izin sakit, meningal dan lain-lain, termasuk buntut dari kasus suporter. Yang jelas memang ada yang bolos karena jadi suporter. Tapi rinciannya belum bisa kami berikan, karena belum didata secara pasti," kata Kabag Humas Pemkot Semarang, Achyani usai meminta data dari dinas pendidikan.

Sekda Kota Semarang, Adi Tri Hananto ketika memberi imbauan terhadap kelompok suporter PSIS yang dievakuasi di Stadion Tri Lomba Juang mengatakan, pihaknya sangat prihatin atas kasus kericuhan tersebut. Sebagai kelompok suporter yang dewasa, katanya, seharunya para suporter bisa menjaga nama baik daerah. Khususnya ketika bertandang ke wilayah lain. "Kami sangat menyayangkan hal ini. Apalagi dari laporan Kepala Dinas Pendidikan Kota, banyak suporter yang harusnya ujian nasional, akhirnya harus bolos karena kasus ini," paparnya.

Dani Fonseska (13) siswa kelas VI SD Bangunsari Kecamatan Semarang Utara yang tergabung dalam kelompok suporter PSIS mengatakan, dirinya terpaksa bolos ujian nasional karena Minggu (5/5) hingga Senin (6/5) tertahan di Godong. Dirinya baru bisa pulang ke Semarang Senin siang, dengan menumpang truk evakuasi yang dikawan polisi dan TNI.

"Awalnya saya ikut-ikutan temen untuk nonton PSIS. Biasanya saat laga di Jatidiri saya selalu nonton. Rencananya sore langsung pulang, dan paginya ikut ujian. Tapi karena tertahan semalam di Godong, saya bolos," katanya.

Dirinya mengaku tidak kapok dengan adanya insiden ini. Diceritakan olehnya, selama tertahan di Godong, dia bersama beebrapa rekannya yang juga masih duduk di bangku sekolah dasar, tidur di dalam sel tahanan Polsek Godong. "Ketakutan sih, bahkan semalam tidurnya cuma sebentar. Tapi tidak apa-apa, yang penting bisa pulang," katanya lugu.

( Lanang Wibisono / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
31 Juli 2014 | 15:30 wib
Dibaca: 182
image
31 Juli 2014 | 15:05 wib
Dibaca: 166
31 Juli 2014 | 10:08 wib
Dibaca: 401
31 Juli 2014 | 09:50 wib
Dibaca: 361
31 Juli 2014 | 07:47 wib
Dibaca: 506
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER