panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 Mei 2013 | 00:29 wib
Mapel Dihapus, Mendikbud Jamin Guru Tak Menganggur

 

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Meski ada sejumlah mata pelajaran (mapel) yang akan dihapus di Kurikulum 2013, namun Mendikbud Prof Muhammad Nuh menjamin tidak ada guru yang menganggur atau tidak mengajar di sekolah. 

Dalam Sosialisasi Kurikulum 2013 di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Nuh menegaskan, guru di sekolah tetap dapat memenuhi 24 jam mengajar per minggu. 

"Kurikulum ini tidak boleh merugikan hak dasar guru dan siswa. Bagi guru, mereka akan dilatih dan dibekali agar lebih berkompetensi serta dikantongi sertifikat," ungkapnya kepada ratusan kepala sekolah se-Karesidenan Semarang yang hadir.

Pada kurikulum 2013 mendatang sejumlah pelajaran di jenjang SMP akan dihapus, misalnya Biologi dan Fisika akan menjadi satu dalam mapel IPA. Sedangkan, Geografi dan Sejarah juga akan melebur menjadi IPS.

"Selama ini IPA dan IPS pada jenjang SMP memang disusun berlapis, namun hal itu tidak efektif. Sehingga pada kurikulum yang baru ini akan menjadi satu. Namun, begitu diubah guru pada mapel tersebut tetap IPA atau IPS, tetapi sebelumnya para pendidik tersebut akan mendapat pelatihan untuk mengajar mapel tersebut," jelas Mendikbud.

Tidak hanya mapel-mapel IPA dan IPS yang dilebur menjadi satu, namun mapel TIK di jenjang SMP dan SMA juga ditiadakan pada kurikulum 2013 mendatang. Begitupun, Bahasa Inggris pada jenjang SD.

Nuh menyampaikan, pada desain minimal perubahan kurikulum 2013, solusinya sekolah masih dapat menambahkan pelajaran lain. Misalnya saja di SD sudah tidak ada mapel Bahasa Inggris, tetapi sekolah dapat menambahkan mapel tersebut.

"Atau solusi lainnya dapat dengan konversi mapel, seperti memunculkan dalam ekstrakurikuler dan kegiatan sekolah lainnya. Adapun, untuk para pendidiknya sendiri ketika mengajar di ekstrakurikuler atau kegiatan lain tetap dihargai atau dihitung dalam 24 jam, sehingga tidak ada diskriminasi," tandasnya.

 

 

( Anggun Puspita / CN38 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
20 April 2014 | 09:58 wib
Dibaca: 246
20 April 2014 | 09:09 wib
Dibaca: 463
20 April 2014 | 06:47 wib
Dibaca: 580
20 April 2014 | 05:27 wib
Dibaca: 592
20 April 2014 | 04:58 wib
Dibaca: 336
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER