panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
01 Mei 2013 | 21:45 wib
Dukung Program Penguatan Sapi, Pemerintah Kucurkan 17 Miliar
image

BERIKAN BANTUAN: Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo memberikan bantuan kepada peternak dan perwakilan petugas insiminasi buatan (IB) di Balai Inseminasi Buatan Sidomulyo Ungaran, Rabu (1/5). (suaramerdeka.com / Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Pemerintah pusat memberikan bantuan senilai Rp 17.422.600.000 kepada kelompok penerima bantuan penguatan sapi dan kerbau betina bunting dan petugas inseminasi buatan (IB) se-Jawa Tengah.

Bantuan kepada 84 kelompok ternak diberikan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo di Balai Inseminasi Buatan Sidomulyo Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (1/5) siang.

Menurut Gubernur, bantuan tersebut dimaksudkan untuk mendukung sekaligus mendorong program swasembada daging sapi dan kerbau (PSDSK) 2014.

"Untuk menyukseskan program swasembada daging, kami akan terus mendorong peternak sapi dan kerbau," katanya didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Provinsi Jawa Tengah, Whitono.

Tidak hanya bantuan penguatan saja, lanjutnya, pemerintah provinsi Jawa Tengah juga berencana akan memperkuat sektor penunjang lainnya. Seperti pakan ternak, nutrisi, dan sosialisasi kepada peternak agar sapi serta kerbau tetap sehat selama mengandung.

"Kualitas pakan hingga kebersihan kandang sapi saat mengandung harus dijaga, jika peternak teledor akan berdampak buruk pada hasil," tandasnya.

Dijelaskan Whitono, peran dari petugas IB sangat besar dalam keberhasilan PSDSK. Dari data diketahui, Jawa Tengah mempunyai 767 petugas IB. Adapun jumlah populasi ternak sapi dan kerbau di Jawa Tengah mencapai 2.257.338 ekor, terdiri dari sapi potong 2.027.328 ekor, sapi perah 150.106 ekor, dan kerbau 79.904 ekor.

"Petugas IB adalah ujung tombak kami di lapangan, 90 persen kelahiran ternak sapi merupakan hasil IB," jelasnya.

Sementara itu, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI, Ir Syukur Iwantoro MS MBA dalam paparannya menyatakan bila Jawa Tengah cukup berperan sebagai penopang peternakan nasional.

"Jawa Tengah masuk peringkat ketiga, setelah Jawa Timur dan Jawa Barat. Terlepas dari itu, kami menghimbau kepada peternak untuk mempertahankan pencapaian yang telah diraih," kata Syukur.

( Ranin Agung / CN37 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
02 September 2014 | 21:11 wib
Dibaca: 81
02 September 2014 | 21:01 wib
Dibaca: 41
02 September 2014 | 20:52 wib
Dibaca: 55
02 September 2014 | 20:07 wib
Dibaca: 185
02 September 2014 | 19:31 wib
Dibaca: 327
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER