panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 April 2013 | 17:31 wib
Pemkot Bantah Ada Pesanan Perda Reklame

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemkot Semarang membantah ada "pesanan" dalam pembuatan dan penyusunan Perda Kota Semarang No 14 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan reklame.

Hal itu ditegaskan Daryanto, Kabid Reklame mewakili Kepala Dinas Penerangan Jalan dan Pengelolaan Reklame (PJPR) Kota Semarang Adri Wibowo, Rabu (3/4). Ditegaskan oleh Daryanto, tidak benar jika perda tersebut, khususnya pasal tertentu diduga ada pesanan dari pihak luar.

"Tidak ada itu pesanan. Karena dalam penyusunannya sudah dengan pertimbangan-pertimbangan, khususnya untuk pelayanan dan sosialisasi pada masyarakat," katanya menanggapi pasal pengecualian untuk videotron Tugumuda.

Pasal pengecualian untuk titik videotron, menurutnya murni untuk kepentingan masyarakat. Videotron tersebut dibutuhkan guna sosialisasi bagi pihak kepolisian, khususnya masalah ketertiban dan keamanan.

Lokasi di kawasan Tugumuda dipilih karena pertimbangan strategis. Tapi dirinya tak memungkiri, bahwa videotron tersebut bisa dikomersilkan dengan prosentase 75 persen guna layanan umum dan 25 persen untuk komersial.

"Tapi sampai saat ini memang belum ada pemanfaatan yang bersifat komersil. Jika akan digunakan untuk komersil, harus dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu," tegas dia.

Sementara dari kalangan DPRD terkesan bungkam atas permasalahan ini. Beberapa anggota Dewan enggan memberikan keterangan ketika dimintai tanggapannya. "Soal itu tanya ketua Pansus saja," kata salah satu anggota DPRD ketika dimintai tanggapannya.

Ketua Pansus Raperda Penyelenggaraan Reklame DPRD Kota yang dimaksud adalah, Wisnu Pudjonggo. Beberapa waktu lalu, Wisnu membantah adanya kesan diskriminatif dan pesanan dalam pembuatan perda tersebut. Menurutnya videotron di atas pos jaga polisi itu dibolehkan karena fungsi vitalnya untuk membantu tugas kepolisian.

"Videotron itu kan sangat dibutuhkan untuk tugas kepolisian mengatur ketertiban dan kelancaran lalu lintas di kawasan Tugumuda yang padat kendaraan. Semua orang bisa menilai perda itu, tapi keberadaan videotron sudah dikoordinasikan antara pemerintah kota dan kepolisian," jelasnya.

( Lanang Wibisono / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Semarang Terbaru
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 14974
05 September 2014 | 22:15 wib
Dibaca: 7941
05 September 2014 | 21:15 wib
Dibaca: 4272
image
05 September 2014 | 19:45 wib
Dibaca: 4598
image
05 September 2014 | 18:32 wib
Dibaca: 1352
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER